Siemens dukung pengembangan konten lokal di proyek strategis pemerintah RI

Selasa, 06 November 2018 | 23:48 WIB ET
Presiden Direktur & CEO Siemens Indonesia Prakash Chandran (kiri) dan Member of the Managing Board, Siemens AG, Cedrik Neike (kanan).
Presiden Direktur & CEO Siemens Indonesia Prakash Chandran (kiri) dan Member of the Managing Board, Siemens AG, Cedrik Neike (kanan).

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk lebih mengembangkan konten lokal dalam proyek-proyek strategis pemerintah dan untuk memperkuat kapasitas industri nasional.

Sebagai mitra teknologi pilihan untuk Indonesia di bidang elektrifikasi, otomatisasi dan digitalisasi, Siemens berkomitmen untuk mendukung lokalisasi dan meningkatkan peran strategis Indonesia dalam rantai pasokan global.

Guna membantu Indonesia dalam mencapai tujuan pembangunan infrastruktur negara, Siemens berupaya untuk memperluas kompetensi dan kontribusi perusahaan di Tanah Air. 

Siemens menandatangani perjanjian kerjasama antara Siemens dan Doosan untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu Bara Jawa Unit 9 dan 10. Tonggak kesuksesan lainnya pun dicapai hari ini antara Siemens dan perusahaan BUMN Barata untuk pengembangan dan pemutakhiran pabrik gula di Jawa Timur.

Sementara itu, proyek ketiga adalah di bidang digitalisasi, di mana Siemens dan Sewatama telah menyepakati kemitraan strategis dalam Layanan Energi Digital (Digital Energy Services) dengan menggunakan sistem operasi IoT terbuka berbasis cloud dari Siemens, MindSphere.

 

Baru-baru ini, Siemens juga mengumumkan pembentukan perusahaan patungan (joint venture) untuk pembuatan transformator daya guna melayani pasar Indonesia dengan Trafoindo. Usaha patungan ini akan menciptakan lapangan kerja untuk kira-kira 200 orang di tahap awal dengan kapasitas produksi tahunan sekitar 200 unit.

Perusahaan ini akan memproduksi dan menjual terutama transformator tenaga berdaya sedang untuk perusahaan utilitas, produsen listrik independen, produsen energi terbarukan dan sektor industri di Indonesia, serta memiliki potensi untuk melayani permintaan regional di kemudian hari.  

Member of the Managing Board, Siemens AG, Jerman, Cedrik Neike mengatakan, Siemens juga sangat mendukung tujuan negara untuk meningkatkan keterampilan dan mempekerjakan kembali tenaga kerja lokal guna mempersiapkan bangsa ini dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan masa depan.

"Sebagai mitra kolaborasi utama bagi upaya Indonesia untuk mengembangkan sumber daya manusia secara berkelanjutan, Siemens menawarkan program-program Pendidikan dan Pelatihan Teknologi dan Kejuruan (Technical Vocational Education and Training/TVET) di lembaga-lembaga publik dan swasta terpilih di Indonesia. Kami menganggap program TVET untuk SDM ini sebagai salah satu syarat utama untuk mendorong daya saing masa depan dan kekuatan inovasi Indonesia,” ujarnya dalam acara Siemens Press Talk yang dihadirinya di sela kunjungannya ke Jakarta, akhir pekan lalu.

“Kami memperkirakan bahwa setiap tahunnya terdapat total 130 siswa yang akan mengambil bagian dalam pelatihan kejuruan di tahap percontohan dan untuk selanjutnya akan terus ditingkatkan. Rencana ini juga termasuk pengadaan laboratorium digitalisasi untuk universitas di Indonesia.” tambah Prakash Chandran, Presiden Direktur dan CEO, PT Siemens Indonesia.

Sehubungan dengan bencana gempa dan tsunami yang baru-baru ini melanda Sulawesi Tengah, Siemens menyumbangkan 150 ribu euro untuk meringankan derita para korban. Siemens akan terus membantu pemerintah Indonesia dalam tahap pemulihan infrastruktur elektrifikasi dan layanan kesehatan di daerah yang terkena dampak di Sulawesi Tengah. kbc7

Bagikan artikel ini: