PepsiCo salurkan dana Rp 3,4 miliar untuk Sulawesi Tengah melalui dua lembaga

Kamis, 08 November 2018 | 18:30 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PepsiCo Indonesia hari ini mengumumkan bahwa yayasan filantropinya, PepsiCo Foundation menyediakan hibah sebesar US$225,000 (sekitar Rp3,4 milyar) kepada dua yayasan penanggulangan bencana utama: Yayasan IDEP dan Yayasan PKPU.

Bantuan ini merupakan respons terhadap gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 SR yang melanda provinsi Sulawesi Tengah, khususnya kota Palu, kabupaten Donggala, dan sekitarnya yang terjadi pada 28 September 2018 dan telah menewaskan setidaknya sekitar 2,256 jiwa.  Gempa ini juga mengakibatkan kerugian dan kerusakan hingga lebih dari Rp 13,82 triliun dan menurut data lokal, sebanyak 223.751 orang berada di 122 lokasi pengungsian saat ini.

   

“Kami terkejut dengan gempa dan tsunami yang menimpa Palu, terlebih kejadian ini terjadi belum lama dari bencana gempa Lombok. Orang kehilangan rumah, dan jalanan rusak akibat gempa. Kami berdoa agar masyarakat Palu dapat tempat perlindungan sementara yang aman dan kawasan tempat tinggal dapat dibangun kembali secepat mungkin,” tutur General Manager, PespiCo Indonesia, Anuj Chadha dalam siaran pers yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Kamis (8/11/2018).

Wujud solidaritas dalam bentuk donasi dari PepsiCo diserahkan kepada Yayasan IDEP untuk mendistribusikan Keranjang Bantuan Keluarga (Family Aid Buckets) yang terdiri dari makanan bernutrisi, kopi, perlengkapan dapur, matras tidur, produk sanitari, obat tradisional, selimut, dan peralatan untuk kegiatan anak-anak. Keranjang tersebut dapat digunakan untuk menyimpan benda berharga dari hujan, atau untuk menampung air bersih untuk lebih dari 1.000 keluarga di Palu. Sementara Yayasan PKPU akan mendukung bantuan kemanusiaan dan perlindungan bagi korban gempa.   

“Sebagai sebuah LSM di lapangan, kami melihat dampak langsung dari donasi perusahaan telah dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan penduduk setempat yang terkena bencana. Kami berterima kasih kepada PepsiCo Foundation dan karyawan lokal PepsiCo atas kesediaan dan kontribusi yang memungkinkan kami membantu para keluarga yang mengungsi dari rumah mereka,” jelas Executive Director Yayasan IDEP, Ade Andrewan.

Sementara itu Direktur Program PKPU Human Initiative Tomy Hendrajati, menjelaskan bahwa kebutuhan mendesak pada saat ini adalah hunian sementara yang layak. “Mereka membutuhkan hunian sementara secepatnya, terutama pada saat dimulainya musim hujan seperti sekarang. Kami telah memulai pembangunan hunian sebagai program pemulihan untuk pengungsi. Akan tetapi masih banyak keluarga yang belum memiliki tempat tinggal yang layak. Kerjasama dan bantuan dari PepsiCo Foundation tentunya sangat berarti pada saat seperti ini. Pertolongan yang tepat bagi para pengungsi,” ujar Tomy.

Menurut data Kementerian Luar Negeri pembuatan 18 sumur bor di lokasi-lokasi pengungsian telah selesai dikerjakan dari target 38 sumur bor untuk menyediakan akses air bersih bagi korban gempa, tetapi masalah sanitasi terkait akses air bersih, ketersediaan MCK hingga pengelolaan sampah masih terjadi di wilayah bencana.

Karyawan PepsiCo Indonesia juga turut berkontribusi menyumbangkan sejumlah uang tunai. Dana tersebut juga akan diberikan kepada Yayasan IDEP untuk mendukung upaya bantuan mereka. “PepsiCo sebagai perusahaan yang memiliki komitmen untuk bergerak dengan tujuan, selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kami berharap Palu dapat segera pulih dalam baik dari sisi infrastruktur maupun pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bersama sebagai rakyat Indonesia, kami mendukung satu sama lain untuk kesehatan dan kesejahteraan,” papar Tenne Gunawan, Senior Marketing Manager, PepsiCo Indonesia. kbc6

Bagikan artikel ini: