Di Asia Tenggara, 75 persen transaksi online pakai aplikasi mobile

Jum'at, 09 November 2018 | 09:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Tren penggunaan aplikasi mobile dalam melakukan transaksi online terus meningkat. Dominasi ponsel telah mengubah pola perilaku konsumen dalam beberapa aspek, termasuk dalam berbelanja di platform e-commerce.

Google dan Temasek memperkirakan lebih dari 90 persen pengguna internet di Asia Tenggara menggunakan ponsel pintar sebagai perangkat utama. Didukung dengan studi e-commerce dari Frost and Sullivan’s yang menyatakan terjadi peningkatan tren konsumen yang semakin suka menggunakan aplikasi mobile.

Berdasarkan studi Shopback baru-baru ini terkait dominasi aplikasi ponsel di industri e-commerce, aplikasi ponsel menyumbang traffic paling banyak di platform e-commerce saat ini. Salah satu alasannya karean adanya inovasi platform e-commerce dengan menciptakan aktivitas lain selain melakukan pembelian.

Shopee, misalnya, memiliki fitur Shopee Shake yang mengharuskan penggunanya untuk menggoyangkan perangkat seluler mereka secepat mungkin untuk mendapat koin.

Selain itu, ada fitur Slash it dari Lazada, yang diluncurkan bersamaan pada Shopfest di September 2018. Fitur ini membuat pengguna mengajak lebih banyak temannya untuk mendapatkan lebih banyak potongan harga.

Country Head of Shopback Indonesia Indra Yonathan mengatakan, selain meningkatkan traffic di platform e-commerce, aplikasi ponsel juga terbukti mampu meningkatkan volume pemesanan secara online.

"Data transaksi Shopback menunjukkan, aplikasi ponsel menyumbang 3/4 volume pemesanan secara online," ujar Yonathan dalam keterangan tertulis, Kamis (8/11/2018).

Dari lima negara di database Shopback, Indonesia tercatat sebagai negara kedua yang menampilkan preferensi terkuat dalam hal pembelian melalui aplikasi mobile, setelah Thailand.

Di samping itu, menurut Yonathan, peningkatan volume pemesanan di platform e-commerce juga tidak lepas dari beragam inovasi pemasaran dari pelaku e-commerce, seperti festival belanja online. Beragam e-commerce berlomba menawarkan promo khusus serta potongan harga seperti festival belanja 11.11 dan Harbolnas pada 12 Desember mendatang.

"Festival belanja ini menyumbang revenue paling besar selama periode akhir tahun. Berdasarkan data Shopback, revenue yang dihasilkan satu hari festival belanja ini, setara dengan 3/4 revenue sebulan di 2017," kata Yonathan. kbc10

Bagikan artikel ini: