Dibanderol Rp23 juta, motor retro Viar Vintech sapa pasar Jawa Timur

Jum'at, 09 November 2018 | 11:40 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Motor bergaya retro mulai menjadi tren di Tanah Air. Kehadiran Royal Enfield dan disusul munculnya Kawasaki W175 dan W 250 kian menambah maraknya pasar motor klasik.

Kali ini, PT Triangle Motorindo atau Viar Motor Indonesia mulai merambah ceruk pasar ini, dengan menghadirkan Vintech 200. Setelah dipamerkan di ajang Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) 2018, Viar mulai memperkenalkan motor berkapasitas mesin 200 cc ini untuk wilayah Jawa Timur, dengan ikut serta di ajang IIMS Surabaya 2018 di Grandcity Convex Surabaya, pada 7-11 November 2018.

Regional Manager PT Triangle Motorindo Haris Suprapto mengatakan, dirilisnya Viar Vintech 200 selain karena tren motor retro yang terus meningkat di Tanah Air, juga karena banyaknya permintaan dari masyarakat agar Viar juga mengeluarkan motor jenis ini.

"Terutama masyarakat di kota-kota besar, minat terhafap motor model ini tinggi. Jadi kita sangat optimistis dengan Vintech 200 ini," kata dia di booth Viar di IIMS Surabaya di Grand City Mall & Convex, Kamis (8/11/2018).

Haris bilang, basis mesin motor klasik ini mirip dengan motor trail Viar. Motor ini juga telah diuji durability-nya dengan riding sejauh 1.450 KM (Sumatera-Jawa) performa mesin dan speed-nya stabil.

Meski saat ini, para bikers yang ingin memiliki Vintech 200 cc masih harus inden terlebih dulu. Sebab unitnya akan ready akhir tahun 2018.

"Untuk unitnya regulernya baru awal Desember 2018 mendatang. Tapi kita sudah open inden. Dan alhamdulillah hingga saat ini sudah ada inden puluhan unit di Surabaya," ujar Haris.

Untuk harga Viar Vintech 200 sendiri tergolong kompetitif, kata Haris pihaknya siap bersaing dengan kompetitor lain di kelas yang sama.

"Sebenarnya ada optimis di internal kita sendiri. Karena untuk Vintech bergaya retro ini, peminatnya cukup gede. Orang yang ingin merasakan sensasi cafe racers/retro jika mengeluarkan uang sebesar Rp 30 juta lebih, itu kan tinggi. Tapi untuk Vintech 200 cc cukup Rp 23 juta," ungkap Haris.

“Dalam pameran kali ini juga kami ingin mencoba menginformasikan kepada masyarakat bahwa Viar tidak hanya memproduksi kendaraan niaga saja tapi line up roda dua pun kami sudah memiliki cukup banyak varian,” imbuhnya.

Paduan retro dan modern

Sementara itu dari segi desain atau tampilan, Viar Vintech 200 mirip motor-motor retro custom yang kini sedang menjamur. Hal ini bisa dilihat dari gaya stang, knalpot, jok, sampai model lampu. Hanya saja pada bagian tangki sudah berpadu dengan motor modern.

Dengan sistem pengabutan karburator, Viar Vintech 200 mengusung mesin berkubikasi 200cc yang mampu memuntahkan daya sebesar 13,8 KW pada 9.000 rpm. Vintech 200 memiliki tampilan yang lebih terkesan klasik dengan menggunakan peredam depan model teleskopik, sedangkan peredam belakang model double shock.

Dari sisi pengereman, Viar Vintech 200 menggunakan model disc brake untuk rem depan dan tromol untuk rem belakang.

Kemudian untuk Viar Vintech 250 disokong mesin berkubikasi 250cc yang mampu memuntahkan daya sebesar 15 KW pada 8.500 rpm. Tampilan Vintech 250 terlihat lebih modern dengan mengusung tampilan panel speedometer full digital, peredam kejut depan berjenis upside down dan double shock model tabung untuk peredam belakang.

Pada sisi pengereman, Vintech 250 menganut model disc brake untuk rem depan dan belakang.

Motor ini memiliki dimensi panjang 1.920 mm lebar 770 mm dan tingginya 1080 mm serta berat total 126 kilogram. Dengan jarak sumbu roda 1.300 mm yang mana akan siap memberikan tambahan akselerasi yang mantap saat akan melakukan manuver dengan kecepatan tinggi. kbc7

Bagikan artikel ini: