Darmo Hills Apartement dibangun, harga mulai Rp1 miliar

Minggu, 18 November 2018 | 09:21 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Lamicitra Nusantara Tbk melalui anak usaha PT Dharma Bhakti Adijaya, secara resmi memulai pembangunan (ground breaking) Darmo Hill Apartment di Surabaya Barat, atau tepatnya di kawasan Jalan Mayjen Sungkono Surabaya, Sabtu (17/11/2018).

Chairman PT Lamicitra Nusantara Tbk, Lasmono Kartika mengatakan, Darmo Hill Apartment terdiri dari 2.000 unit yang mencakup tujuh tower dan dikembangkan di atas lahan seluas 3 hektar.

"Menara pertama yang dibangun adalah Rosewood dengan jumlah 330 unit. Konstruksi Rosewood ini akan berlangsung selama 29 bulan atau selesai pada Desember 2020," kata Laksmono saat memberikan sambutan pada Ground Breaking Ceremony Darmo Hill Apartment di lokasi proyek, Sabtu (17/11/2018).

Sedangkan estimasi pengerjaan 7 tower kurang lebih sekitar 5 tahun.

Demi kelancaran proyek tersebut, perseroan menyiapkan investasi sebesar Rp 600 miliar untuk pembangunan tower Rosewood dan total senilai Rp 4 triliun untuk keseluruhan proyek Darmo Hill Apartment. "Sementara ini, kami mengalokasikan dana pembangunan dari internal dan back-up dari bank dan itu sudah diatur proposinya," jelasnya.

President Director PT Dharma Bhakti Adijaya, Prasetyo Kartika  menambahkan, pada tower Rosewood, akan dibangun 6 tipe premium mulai tipe 36-144 meter persegi. Harga perdana yang ditawarkan mulai Rp 1 miliar hingga Rp 3,5 miliar per unit yang terbagi dalam tipe 1 bedroom, 2 bedroo,. 3 bedroom serta 3 + 1 bedroom.

"Saat ini penjualan Rosewood mencapai 10 persen, dan sampai akhir tahun nanti, kami menargetkan penjualan bisa mencapai 30 persen. Dimana kami estimasikan 30 persen unit bakal disaring oleh repeat buyer kami. Selebihnya, 70 persen oleh new buyer (pembeli baru)," tambahnya.

Tingginya permintaan untuk menara pertama ini, memotivasi perseroan untuk melansir menara kedua. "Namun, kami tidak akan tergesa-gesa. Kami tunggu menara pertama terjual 50 persen, baru merilis menara kedua," ujar Prasetyo.

Dia bilang, selain membidik pembeli yang notabene penghuni kawasan atau pembeli dari produk properti Lamicitra sebelumnya, serta pebisnis dari Indonesia Timur, Darmo Hills Apartement juga membidik kalangan ekspatriat di kawasan Surabaya Barat.

"Karena memang kebanyakan ekspaktriat tinggal di Surabaya Barat. Hal ini karena aksesnya yang mudah ke jalan tol untuk ke kawasan industri dan banyak lapangan golf di Surabaya Barat. Jadi, secara tidak langsung sasaran Darmo Hills Apartement ini para ekspaktriat," jelasnya.

Adapun Darmo Hills Apertement, dibangun secara khusus untuk residensial.

Sebab, konsep yang diusung oleh apartemen tersebut memang merupakan private living.

"Nah, hunian private living itu digemari oleh investor asing. Untuk apartemennya sendiri ini dibangun secara multiplayer dan merupakan hunian strata title," jelasnya.

Untuk diketahui, kompleks apartemen Darmo Hill ini dirancang oleh konsultan arsitek ternama yang berafiliasi dengan Australia yakni PTI Architects. Apartemen ini, menurut Prinsipal PTI Architects Doddy A Tjahjadi, akan dilengkapi dengan dua level ritel gaya hidup (lifestyle retail), dan berbagai fasilitas penunjang yang bersifat amenitas. Sementara sebagai pelaksana konstruksi utama adalah PT PP (Persero) Tbk. kbc7

Bagikan artikel ini: