Cara jitu Ketut Eri pahami keinginan konsumen

Ketut Eri Budi (Purna Budi/kabarbisnis.com)
SELALU MURAH SENYUM. Begitulah keseharian Ketut Eri Budi. GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Jatim ini senantiasa ramah kepada siapa pun. Mungkin karena itu adalah salah satu kunci untuk dekat dengan konsumen yang menjadi dunianya.
Saat ini di Telkomsel, kami tidak hanya menggenjot sales, tapi juga harus merawat dan menjaga loyalitas pelanggan yang ada. Ini model bisnis yang berkesinambungan, ujar pria berperawakan tinggi-besar itu di kantor Telkomsel, BRI Tower, Surabaya, Jumat (19/2/2010).
Ketut memulai karir di Telkomsel mulai dari bawah. Ia menjadi staf pemasaran operator telekomunikasi nomor wahid di tanah air itu sejak 1997. Kinerjanya yang moncer mengerek karir pria berbintang Libra itu. Ia kemudian menjadi Supervisor untuk divisi pelayanan dan dukungan di kantor Telkomsel Semarang.
Kinerja pria kelahiran 18 Oktober 1972 tersebut semakin mengkilat. Karirnya kembali menanjak dan diberi mandat untuk menjadi Manajer Grapari di Pontianak, Kalimantan Barat.
November 2009, Ketut resmi menggantikan Tavadi Rismayuda sebagai GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Jatim. Apa pendapat Ketut soal pasar Jatim?
Setiap daerah pasti punya karakteristik konsumen yang saling berbeda. Karakter konsumen di Surabaya, misalnya, berbeda dengan karakteristik konsumen di Madura. Karena itu, kami menerapkan strategi pemasaran dan penjualan yang berbeda antara satu daerah dan daerah lain, jelasnya.
Lama mendalami dunia pemasaran dan penjualan membuat Ketut mampu menerapkan banyak terobosan. Misalnya, dia meluncurkan simPATI Talkamania yang khusus untuk para pelanggan di Madura. Strategi itu tidak terlepas dari pemahaman Ketut yang mendalam tentang karakteristik konsumen.
Saya sepekan keliling Madura. Tidak hanya menjumpai konsumen langsung, tapi juga ke diler-diler penjualan Telkomsel. Kami riset bagaimana keinginan dan karakterstik konsumen sebelum memutuskan memakai strategi apa untuk melakukan penetrasi pasar, kata dia.
Ketut optimistis bisa menjaga posisi Telkomsel sebagai pemimpin pasar industri telekomunikasi. Positioning Telkomsel sangat kuat. Tinggal kita gencar melakukan inovasi, pasti akan selalu menjadi pemimpin pasar, pungkasnya. kbc5
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9787.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- Eddy William Katuari dan kepak sayap Grup Wings
- Arum Sabil, dari tukang foto keliling hingga Anggota DGI
- Dymas, dari ayam bakar sampai ojek motor
- Mengurus BUMD kurang sukses, ditugasi jadi Dirut PLN?
- Teguh Kinarto, transformasi sang tukang kredit keliling
- Hotbonar Sinaga sang Man of the Year
- Bukik dan ide tolol perubahan
- Hikayat krisis, hikayat Maryono
- Ketut Mardjana jadi bos kantor pos se-ASEAN
- Upik, dari Perhutani ke bos BUMN benih
- Di-CT Scan Profesor Hafid, Dahlan sehat-sehat saja
- Maryono, dari Bank Mutiara jadi bos BTN
- Komitmen anti-suap bos perusahaan setrum
- Wamen ESDM yang suka "ngojek"
- Anindya: Tripartit harus dijalankan
- Pejabat grup Bakrie pimpin insinyur se-Indonesia
