Dari Kapal Bekas, OPMS Targetkan Produksi 24 ribu Ton Besi Scrap

Kamis, 8 Agustus 2019 | 21:42 wib ET

Direktur Utama PT Optima Prima Metal Sinergi (OPMS), Meilyna Widjaja (tengah), bersama Direktur Hendry (kanan) dan Direktur Alan Priyambodo Krisnamurti (kiri), meninjau pemotongan kapal bekas yang dijadikan besi scrap di Kamal, Madura,Kamis (8/8). OPMS, perusahaan pioneer besi scrap kapal bekas terbesar di Indonesia, setahun memotong sebanyak 8- 10 kapal bekas. Kapal bekas yang menjadi target merupakan kapal yang melebihi usia operasional diatas 25 tahun yang tidak bisa di asuransikan. Industri besi scrap kapal bekas memiliki potensi pasar yang sangat besar. Dari sisi bahan baku, sebagai negara maritim Indonesia memiliki ribuan kapal yang usianya sudah sangat tua. Sementara kebutuhan besi scrap juga terus bertumbuh sejalan dengan meningkatnya permintaan besi baja di dalam negeri. Berdasarkan data Indonesian National Shipowners Association (INSA) pada 2016 jumlah kapal di Indonesia mencapai lebih dari 24 ribu. Dari jumlah itu sebanyak 1900 lebih kapal memiliki bobot lebih dari 10 ribu DWT

Kredit Foto: kabarbisnis/Purna Budi Nugraha

Bagikan artikel ini: