Pinjam Online, OJK dan Tim Aspirasi Indah Kurnia Imbau Hati-hati

Rabu, 25 November 2020 | 13:00 wib ET

Tim rumah aspirasi Ade menyampaikan data pada bulan Oktober ini tentang pinjaman online yang ilegal kepada pada masyarakat di Kopi Jowo Jl Ketintang Surabaya, Selasa (24/11/2020). Satgas kembali menemukan dan memblokir 206 fintech lending ilegal dan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Satgas sejak tahun 2018 s.d. Oktober 2020 telah menghentikan sebanyak 2923 fintech lending ilegal. Sementara 154 entitas yang menawarkan investasi ilegal terdiri dari • 114 Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tanpa izin • 2 koperasi tanpa izin • 6 aset kripto tanpa izin • 8 money game tanpa izin • 3 kegiatan yang menduplikasi entitas yang memiliki izin • 21 kegiatan lainnya. Ketua Yayasan Indonesia Wani Kreatif Devara Noumanto menyampaikan pentingnya acara ini dibuat agar tidak semakin banyak yg terjebak pada pinjaman online illegal. Bersama dengan tim rumah aspirasi indah kurnia, acara bertujuan untuk mengedukasi para pegiat ekonomi kreatif. Tim rumah aspirasi Indah Kurnia, Vicky menjelaskan bahwa salah satu cara sederhana untuk mengidentifikasi aplikasi pinjaman online yang legal adalah menampilkan logo OJK pada aplikasi dan saat menginstal aplikasi tidak meminta persetujuan untuk mengakses kontak dan id. Informasi mengenai daftar perusahaan fintech lending yang terdaftar dan berizin OJK serta daftar perusahaan investasi ilegal dapat dilihat di website OJK. Masyarakat juga bisa menghubungi Kontak OJK 157 dan whatsapp 081157157157 untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas atau email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Kredit Foto: kabarbisnis/Istimewa

Bagikan artikel ini: