BRI jamin tak ada PHK maupun tutup kantor cabang akibat pandemi dan digitalisasi

Senin, 8 Juni 2020 | 09:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan tak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan maupun menutup kanttor cabang akibat pandemi virus corona (Covid-19) atau seiring masuknya era digitalisasi di industri perbankan.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, pihaknya butuh waktu untuk beradaptasi atas segala perubahan yang terjadi, termasuk akibat pandemi dan digitalisasi. "Seperti BRI misalnya, tidak mungkin juga tiba-tiba menutup cabang-cabangnya, melakukan PHK, tidak mungkin. Kita untuk jangka pendek tidak akan tutup cabang, juga tidak akan PHK," tuturnya, baru-baru ini.

"Saya ulangi, kita tidak akan PHK gara-gara digitalisasi," tegasnya.

Sunarso menyampaikan, pihaknya juga tetap menuntaskan kewajiban perusahaan terhadap karyawan BRI selama pandemi Covid-19 menyerang.

Namun begitu, dia tak menutup kemungkinan jika suatu saat peran manusia akan diambil alih oleh mesin. Kendati demikian, dia memastikan BRI tetap tak akan melakukan PHK terhadap karyawannya atas alasan tersebut.

"Supaya tidak PHK gimana? Teman-teman yang biasa kerja di kantor kita dorong keluar untuk menjadi tenaga-tenaga marketing yang sekaligus mengedukasi masyarakat supaya lebih digital safety," paparnya.

"Itu butuh transisi peran manusia untuk interaksi face to face mengajar dan lain sebagainya. Sehingga nanti pada saatnya cabang BRI mungkin dikurangi, maka agen BRILINK kita yang gantikan cabang," imbuhnya. kbc10

Bagikan artikel ini: