Penjualan Daihatsu anjlok 39 persen di lima bulan pertama 2020

Kamis, 11 Juni 2020 | 09:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pasar otomotif yang merupakan salah satu penggerak industri nasional terus mengalami penurunan di awal tahun 2020. Daya beli masyarakat yang menurun dan meluasnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah menjadi alasan utama.

Penurunan volume penjualan turut dirasakan PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Dimana penjualan ritel ADM sepanjang Januari-Mei 2020 mencapai 48.019 unit, turun 39 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Marketing Director ADM, Amelia Tjandra berharap memasuki Juni 2020 roda perekonomian nasional dapat berakselerasi karena sejumlah daerah di Indonesia mulai melonggarkan kebijakan PSBB.

“Kami berharap pasar mobil Indonesia akan membaik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (10/6/2020).

Kendati mengalami penurunan, pangsa pasar Daihatsu merangkak naik dari 18 persen pada Januari-Mei 2019 menjadi 18,4 persen sepanjang tahun bergulir. Hal itu karena penurunan penjualan ADM lebih kecil dari pelemahan pasar nasional.

Berdasarkan keterangan tertulis ADM, pasar otomotif nasional sepanjang lima bulan pertama 2020 mencapai 260.000 unit atau turun 40 persen dari tahun lalu, yang membukukan penjualan sebanyak 434.466 unit.

Sementara penjualan dari pabrik ke dealer atau wholesale nasional selama periode Januari sampai dengan Mei 2020 sebesar 248.000 unit atau turun 41 persen secara tahunan.

ADM pada bulan Mei dmembatasi kegiatan operasionalnya sesuai dengan arahan pemerintah, sehingga capaian produksi atau wholesale pada periode tersebut nol unit.

Kinerja wholesale ADM sepanjang tahun berjalan sebanyak 49.443 unit, turun 39 persen secara tahunan. Lebih baik dari penurunan pasar, market share Daihatsu mengalami kenaikan dari 19.2 persen pada 2019 menjadi 19.9 persen tahun ini.

Penjualan ritel Daihatsu secara model masih didominasi oleh Daihatsu Sigra yang meraih penjualan sebanyak 13.846 unit dan berkontribusi sebesar 28,8 persen, diikuti Gran Max (PU) sebanyak 9.483 unit dan Terios 7.687 unit. kbc10

Bagikan artikel ini: