Sambut new normal, nih protokol kesehatan AirAsia bagi penumpang dan karyawan

Selasa, 16 Juni 2020 | 16:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia menerbitkan protokol keselamatan dan kesehatan baru sebagai bentuk pengendalian wabah Covid-19.

Direktur Keselamatan Penerbangan AirAsia Indonesia Capt. Achmad Sadikin mengatakan, protokol baru ini juga sebagai adaptasi pada masa new normal atau kenormalan baru.

"Perlindungan keamanan dan kesehatan tentunya sesuai dengan kebijakan kesehatan publik dari pemerintah, otoritas penerbangan, badan kesehatan setempat dan global," ucap Achmad melalui keterangan tertulis, Selasa (16/6/2020).

Protokol kesehatan dan keamanan baru ini, disiapkan selama masa hibernasi AirAsia dan telah menyesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

"Seluruh staf kami termasuk pilot dan awak kabin telah menjalani pelatihan intensif, terkait prosedur keselamatan penerbangan yang diperbarui," kata Achmad.

Achmad menyebutkan, hal ini juga sesuai dengan perkembangan kebijakan terbaru, sebagai persiapan menjelang pengoperasian kembali penerbangan AirAsia Indonesia.

Berikut protokol keselamatan dan kesehatan baru AirAsia Indonesia:

1. Protokol kenormalan baru untuk tamu/penumpang

  • Semua tamu wajib menjalankan pemeriksaan suhu tubuh, memperhatikan marka jaga jarak
  • aman dan menggunakan masker sebelum, selama, dan sesudah penerbangan. Tamu disarankan membawa masker cadangan dan membersihkan tangan secara rutin.
  • AirAsia memperkenalkan kebijakan baru terkait barang bawaan penumpang untuk meminimalisir sentuhan dengan penumpang lainnya.
  • Penumpang hanya diperbolehkan membawa 1 tas kecil ke dalam pesawat berupa tas laptop atau tas jinjing dengan ukuran 40cm (Tinggi) x 30cm (Lebar) x 10cm dengan berat tidak lebih dari 7Kg.
  • Barang bawaan yang di luar ketentuan tersebut akan dibagasikan. AirAsia menyediakan jatah bagasi gratis sebesar 15 kg untuk penerbangan domestik.
  • Sesuai peraturan terbaru, AirAsia akan membatasi penjualan makanan dan cinderamata saat penerbangan.
  • Penumpang diharapkan telah memesan makanan dan minuman melalui fitur ‘Pembelian Saya’ di airasia.com atau aplikasi AirAsia setidaknya 24 jam sebelum jadwal keberangkatan.
  • AirAsia akan menjalankan manajemen pergerakan tamu selama proses naik dan turun pesawat untuk kenyamanan semua tamu.
  • Informasi lebih lengkap mengenai prosedur keselamatan dan persyaratan perjalanan untuk tamu AirAsia, dapat diakses melalui Panduan Terbang Bersama AirAsia Selama Masa Kewaspadaan Covid-19 yang diperbarui secara berkala di website AirAsia Indonesia.

2. Protokol kenormalan baru untuk staf yang bertugas

  • Selama penerbangan awak kabin wajib menggunakan alat pelindung, seperti masker, sarung tangan, kacamata pelindung, dan rutin membersihkan tangan.
  • Celemek berbahan plastik atau pakaian hazmat akan digunakan pada kondisi tertentu.
  • Saat melayani tamu, semua petugas darat wajib menggunakan alat pelindung, seperti masker, sarung tangan, pelindung wajah, dan cairan pembersih tangan.
  • Semua staf akan menjalani program monitoring kesehatan mandiri, termasuk pemeriksaan suhu tubuh secara rutin serta melaporkan kondisi kesehatan secara digital.
  • Awak kabin akan menyapa tamu yang masuk ke dalam pesawat dengan salam khusus yaitu
  • “ASEAN greeting” untuk meminimalkan kontak langsung.
  • Awak kabin akan melakukan desinfeksi secara rutin pada saat penerbangan di beberapa area
  • kabin pesawat, seperti lavatory dan galley atau dapur (termasuk meja, tempat penyimpanan, alas makan dan pegangannya).

3. Protokol kenormalan baru untuk perkantoran atau ruang usaha

  • Selama berada di lingkungan kantor AirAsia, staf dan tamu wajib menggunakan masker atau alat pelindung lainnya seperti sarung tangan sesuai ketentuan perusahaan.
  • Pemeriksaan suhu badan akan dilakukan di pintu masuk. Seluruh pengunjung diharuskan mengisi formulir kesehatan sebelum memasuki lingkungan kerja AirAsia. Absen sidik jari untuk sementara ditiadakan bagi para staf AirAsia.
  • Perusahaan memberlakukan penjadwalan kerja khusus bagi staf yang bekerja di kantor (work
  • from office), dengan ketentuan jumlah yang bekerja dari kantor maksimal 50 persen dari kapasitas masing-masing departemen.
  • Seluruh area gedung akan selalu dibersihkan dengan melakukan penyemprotan desinfektan, atau metode lainnya sesuai dengan protokol kesehatan.
  • Perusahaan telah membentuk satuan tugas khusus yang akan melakukan pemantauan rutin, di setiap ruang kerja secara berkala untuk memastikan diterapkannya protokol kenormalan baru. kbc10

Bagikan artikel ini: