Heboh uang koin Rp1.000 kelapa sawit dijual Rp100 juta, ini penjelasan BI

Senin, 22 Juni 2020 | 15:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Belakangan ini warganet dihebohkan oleh kabar bahwa uang koin Rp1.000 tahun emisi 1993 atau yang bergambar kelapa sawit bernilai fantastis. Hal itu karena di salah satu situs belanja online, ada yang menjual uang tersebut seharga Rp100 juta.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko menyatakan, pihaknya tak mempermasalahkan adanya penjualan uang koin itu hingga ratusan juta rupiah. Sebab, apabila seorang kolektor merasa itu memiliki nilai bersejarah dan seni yang tinggi, maka itu tidak dilarang jika ingin membeli dengan harga berapapun.

"Nah, itu kalau dianggap sebagai koleksi dan barang unik dan antik, susah. Tetapi kalau uang pada waktunya nanti dianggap sebagai barang kuno itu harganya tergantung kesepakatan. Kalau dikumpulkan, ya silakan aja," kata Onny, Minggu (21/6/2020).

Dia menjelaskan, meski kini harga penjualan uang koin itu mencapai ratusan juta rupiah, namun jika nilainya dalam sebuah transaksi tetap Rp 1.000.

“Jadi kalau digunakan untuk transaksi itu tetap Rp 1.000," kata Onny.

Pasalnya, dia menyebut, uang pecahan Rp 1.000 bergambar kelapa sawit itu masih dinyatakan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI sepanjang belum dicabut atau ditarik dari peredaran.

"Kalau dari kita hanya mengingatkan kepada masyarakat, uang itu masih beredar. Jadi kalau digunakan untuk transaksi itu tetap Rp 1.000," ujarnya.

Sebelumnya, Masyarakat dihebohkan dengan mahalnya harga uang koin pecahan Rp1.000 bergambar kelapa sawit. Uang pecahan ini pun menjadi viral karena dijual di lapak e-commerce dengan harga puluhan juta hingga Rp100 juta per keping.

Uang koin Rp 1.000 bergambar kelapa sawit ini tahun emisi 1993 dan dinyatakan masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah oleh Bank Indonesia (BI). kbc10

Bagikan artikel ini: