Ingin bisnis bisa bertahan di tengah pandemi, ini saran Sri Mulyani

Rabu, 1 Juli 2020 | 14:29 WIB ET
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi virus corona atau Covid-19 telah mengganggu sejumlah sektor ekonomi global dan nasional. Hal ini karena pembatasan aktivitas untuk menekan penyebaran virus Corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, saat ini pelaku usaha harus mampu bertahan di tengah pandemi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan bisnisnya.

"Covid-19 ini membatasi interaksi, sehingga aktivitas ekonomi benar-benar terpukul. Kegiatan yang mampu pindah ke online dan digital yang bisa survive," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual dengan BNPB, Selasa (30/6/2020).

Dia bilang, saat ini konsumsi masyarakat diproyeksi masih akan turun. Padahal konsumsi masyarakat memegang peranan yang besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu hingga 59%.

"Ketidakpastian juga menyebabkan pelemahan investasi. Aktivitas menjalankan investasi mereka terhenti akibat Covid-19. Itu juga menurunkan aktivitas ekonomi," ujar dia.

Sebelumnya, ekonomi nasional diprediksi masih akan tertekan akibat pandemi Covid-19. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi atau minus 2,8% hingga minus 3,9% pada 2020. kbc10

Bagikan artikel ini: