Incar penjualan Rp945 miliar di 2020, ini strategi Campina di era new normal

Kamis, 2 Juli 2020 | 11:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten produsen es krim PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) menargetkan penjualan sebesar Rp 945 miliar di sepanjang 2020. Jika dibandingkan dengan penjualan CAMP di 2019 yang senilai Rp 1,02 triliun, target penjualan Campina di 2020 turun 11,7% year on year (yoy). 

Direktur Campina Ice Cream Industry, Adji Andjono Purwo mengatakan, penurunan penjualan di sepanjang tahun ini disebabkan dampak pandemi Covid-19 di semester I/2020. Pasalnya, es krim merupakan produk industri makanan yang permintaan pasarnya terdampak pandemi Covid-19. 

Salah satu faktor yang menekan penjualan Campina adalah aktivitas di luar rumah yang turun drastis sehingga mempengaruhi permintaan es krim. Buktinya saja, menurut catatan Adji, penjualan es krim di bulan Maret 2020 mengalami penurunan sekitar 10% yoy. 

Meski demikian, CAMP telah melihat peluang peningkatan penjualan di masa tatanan kenormalan baru (new normal) jikalau sudah berjalan. "New normal tentu bisa menjadi momentum tersendiri bagi Campina untuk mengembalikan tingkat penjualan sehingga minus penjualan akhir tahun menjadi lebih kecil gap-nya jika dibandingkan tahun lalu," jelasnya, Rabu (1/7/2020). 

Sebenarnya, sebelum new normal diterapkan, CAMP sudah menyusun sejumlah strategi agar tetap menjaga penjualannya di tengah pandemi. Adji menyatakan, Campina akan merilis produk baru di semester II/2020. Promosi produk baru akan dilakukan secara digital dengan memanfaatkan media sosial ataupun kanal digital lainnya untuk menghemat biaya. 

Di saat yang sama, CAMP juga akan menggenjot penjualan melalui channel penjualan online atau marketplace. Dalam menunjang penjualannya melalui kanal digital, Campina menerapkan penjualan dengan sistem home delivery atau antar ke rumah dengan bekerja sama dengan pihak ketiga jasa logistik. kbc10

Bagikan artikel ini: