Pengelola mal bakal beri relaksasi bagi tenant

Selasa, 7 Juli 2020 | 08:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sejumlah perusahaan pengelola pusat perbelanjaan (mal) bakal memberi relaksasi kepada para penyewa atau tenant.

Direktur Independen PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Tulus Santoso mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam tahap negosiasi dengan penyewa tenant terkait kebijakan relaksasi. Namun, Tulus belum bisa memberikan petunjuk lebih lanjut apakah relaksasi tersebut berupa penudaan pembayaran sewa atau berupa pemberian diskon biaya sewa.

“Masih dinegosiasikan. Nanti kami kabarkan jika sudah final,” ujar Tulus seperti dikutip, Senin (6/7/2020).

Hal yang sama juga akan dilakukan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON). Pengelola sejumlah mal di Surabaya dan Jakarta, ini berencana akan memberi relaksasi kepada para tenant. “Sedang dalam proses diskusi dengan para tenant,” ujar Direktur Keuangan PWON, Minarto Basuki.

Kedua perusahaan juga telah menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah dan WHO. PWON misalnya, memasang partisi atau sekat pembatas berbahan akrilik di setiap meja makan di Tunjungan Plaza dalam rangka penerapan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona (Covid-19) pada masa transisi new normal.

Selain itu, PWON juga memberlakukan jalan satu arah di dalam Tunjungan Plaza. Penerapan jalan satu arah atau one way traffic ini ditujukan agar pengunjung tidak berpapasan dengan pengunjung lain. Sehingga, potensi penularan melalui percikan napas (droplet) dapat diminimalisir.

CTRA juga telah menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. “Pada prinsipnya kami membuat para pengunjung merasa aman dan tetap nyaman dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang diatur pemerintah, “ tutup Tulus.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja berharap adanya kolaborasi antara pengelola pusat perbelanjaan dengan para tenant untuk menemukan solusi terbaik dalam rangka menjaga tingkat kunjungan masyarakat.

“Kami butuh support dari pemerintah, dan pengelola shopping mal juga bisa mendukung penyewa tenant,” ujar Alphonzus diskusi strategi pemulihan Mal dan retail, Senin (6/7/2020). 

Alphonzus juga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan guna meningkatkan keamanan pengunjung untuk datang ke pusat perbelanjaan. kbc10

Bagikan artikel ini: