Di tengah pandemi Covid-19, HPM kejar ekspor Honda Brio 6.000 unit

Kamis, 9 Juli 2020 | 21:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Honda Prospect Motor (HPM) optimis tahun ini bisa mengekspor mobil Honda Brio dalam bentuk utuh (Completely Built Up/CBU) ke ke Filipina dan Vietnam bisa menembus angka 6.000 unit, meski kedua negara itu juga tak luput dari hantaman pandemi.

“Kami melihat Filipina dan Vietnam mulai membaik. Ekspor ke kedua negara itu tahun ini kami harapkan di angka 6.000 unit,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM dalam diskusi virtual, Kamis (9/7/2020).

Angka itu, lanjut Billy, sedikit turun dibanding target semula sebanyak 6.800 unit. Penurunan target itu disebut terkait pandemi yang sampai saat ini sulit untuk diprediksi. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor Honda Brio ke Filipina dan Vietnam di semester pertama tahun ini dilaksanakan pada Maret dan April dengan total 958 unit. Dari angka itu, sebanyak 600 unit dikirim ke Filipina dengan rinian, 60 unit Brio S, 240 unit Brio V, dan 300 unit Brio RS. Sedangkan sisanya, 358 unit dikirim ke Vietnam yang seluruhnya merupakan Brio RS. 

Billy menambahkan, produksi di pabrik Honda di Karawang untuk ekspor akan dimulai pada Agustus 2020. Pabrik Honda di Indonesia ditutup sementara terkait pandemi Covid-19 sejak 13 April 2020. Kini pabrik itu sudah beroperasi kembali. 

Pada tahun 2019, total ekspor mobil Honda Brio dalam bentuk utuh ke Filipina dan Vietnam mencapai 6.847 unit. Ekspor ke Filipina mencapai 3.304 unit dan Vietnam sebesar 3.544 unit. kbc10

Bagikan artikel ini: