Proyek tol Solo - Yogyakarta butuh biaya Rp21 triliun

Jum'at, 10 Juli 2020 | 22:00 WIB ET

SEMARANG, kabarbisnis.com: Pembangunan proyek tol Solo - Yogyakarta akan mulai dikerjakan November 2020. Nilai investasi dari proyek strategis nasional atau PSN yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta itu diperkirakan mencapai Rp 21 triliun. 

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan, pihaknya telah lama menyiapkan pembangunan ini. Termasuk penetapan lahan. "Tadi malam saya dapat laporan dari PT Adhi Karya, bahwa Jogja sudah siap," kata dia seperti dikutip, Jumat (10/7/2020).

 

Pembangunan jalan bebas hambatan itu untuk wilayah Jawa Tengah akan dimulai di Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten. Kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman DIY. 

 

Ganjar mengatakan, selama ini intens berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DIY untuk pembangunan tol ini. "Tinggal segera dilakukan pengerjaan. Kami tentu akan memberikan bantuan apabila dibutuhkan," tegasnya.

 

Namun, Ganjar belum bisa memastikan pengerjaan proyek tersebut akan memakan waktu berapa lama. "Kalau tidak salah, dua tahun ya waktunya," sebutnya.

Sekadar diketahui, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memprediksi pembebasan lahan proyek tol Solo-Yogya dimulai selambat-lambatnya Agustus 2020. Dia menuturkan, untuk proyek tol Yogya-Solo itu, rutenya sudah pasti dan sosialisasi kepada masyarakat yang lahannya terdampak juga tuntas serta tidak ada pihak berkeberatan.

Sultan memprediksikan proses pembebasan lahan untuk tol Yogya-Solo itu akan berjalan hingga pertengahan tahun 2021. Sehingga kemungkinan baru tahun 2022, proyek itu diprediksi dimulai pembangunannya. kbc10

Bagikan artikel ini: