Informasi sesat: Tenaga medis suntik pasien agar terjangkit Covid-19

Minggu, 12 Juli 2020 | 07:54 WIB ET

SAMPANG - Aksi-aksi disinformasi masih terus terjadi di masyarakat berkaitan dengan penanganan virus corona jenis baru (Covid-19). Salah satu yang terbaru adalah viralnya kabar bahwa tenaga medis di Sampang, Jawa Timur, sengaja menyuntik pasien sehingga dikatakan terjangkit Covid-19. Hal itu dilakukan karena penanganan Covid-19 akan mendatangkan uang bagi para dokter.

Kabar bohong itu viral di media sosial setelah diunggah oleh akun facebook bernama Yiyin Ayumi. Dia mengunggah sebuah foto berupa Puskesmas Ketapang disertai narasi bohong tersebut. Narasinya menggunakan campuran bahasa Madura dan bahasa Indonesia:

 

Mon tak mateh yah ken esuntik mateh le pas epositif aghi corona (Kalau tidak meninggal pasiennya disuntik mati. Lalu dikatakan meninggal karena terjangkit corona), Karena bagi para dokter corona itu uang”,

 

Viralnya narasi menyesatkan itu akhirnya direspons oleh para tenaga medis di Sampang. Mereka melaporkan akun Facebook tersebut karena sudah menyebarkan informasi sesat dan merugikan para tenaga medis.

“Akun Facebook yang kami laporkan karena telah mencemarkan nama baik profesi kami adalah Yiyin Ayumi,” kata Juru Bicara Tenaga Medis Sampang, Susyati, di Sampang, Minggu, 5 Juli 2020.

Status di akun Facebook Ayumi tersebut sangat merugikan profesi tenaga medis yang selama ini berjuang di garde terdepan melawan penyebaran covid-19. Bahkan, tidak sedikit tenaga medis yang gugur karena ikut terpapar virus tersebut.

“Kami jelas tidak terima dengan tudingan seperti itu. Kami berjuang demi kemanusiaan dan sudah ada tenaga medis yang meninggal dunia gara-gara kasus ini, malah kami dituding seperti ini. Ini sangat tidak jahat bagi kami,” ucap Susyati.

Dia menekankan, tudingan tenaga medis sengaja membuat orang terpapar corona bahkan disuntik agar mati merupakan pembunuhan karakter bagi para tenaga medis. Padahal covid-19 adalah pandemi dunia dan banyak tenaga medis yang meninggal karena wabah itu.

Sementara itu, Kepala Polsek Banyuates, Inspektur Satu Polisi Sukadi, tengah menindaklanjuti laporan tersebut. “Kasus ini akan segera kami tindak lanjuti ke Markas Polres Sampang,” kata Sukadi.

Pemilik akun Facebook bernama Yiyin Ayumi ini diketahui merupakan warga Kabupaten Sampang. kbc9

Bagikan artikel ini: