Salat Idul Adha dibolehkan, asal tetap jaga protokol kesehatan

Selasa, 14 Juli 2020 | 09:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah membolehkan umat muslim melaksanakan salat Idul Adha di tengah pandemi Covid-19. Hanya saja harus tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus.

Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Mahfud MD usai rapat terbatas virtual dengan empat Menko, Senin (13/7/2020). "Silahkan berhari raya dengan khusyuk sesuai dengan syariah kualitasnya, tetapi juga protokol kesehatan yang tentukan oleh negara supaya bisa dilakukan," tegasnya.

Rapat terbatas tersebut juga diikuti oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Idham Aziz, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan beberapa kementerian lembaga lain.

Mahfud MD menyebut, Presiden Jokowi berpesan agar seluruh instansi fokus pada perang melawan Covid-19. Namun, juga jangan sampai mengabaikan penanganan sektor keamanan. Sebab, perayaan Iduladha berlangsung ditengah pandemi.

Dia pun menyarankan agar pelaksanaan salat Iduladha dilaksanakan di tempat terbatas seperti komplek, sekolah. Selain itu, masyarakat juga diizinkan menggelar salat di tempat ibadah, lapangan maupun masjid.

Sementara itu, dia menyebut Menteri Agama telah menyiapkan protokol peribadatan praktis dan aman tanpa mengurangi ketentuan syar`i. Adapun Budi Karya Sumadi juga telah menyiapkan transportasi yang aman.

“Kapolri sudah menyiapkan berbagai program untuk pengamanan mengatasi berbagai tindak kriminal dan kejahatan terorisme misalnya. Menteri Perekonomian menyiapkan bahan bahan pokok yang diperlukan. Menteri pertanian juga melaporkan ketersediaan hewan kurban,” ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: