Jack Ma jual saham Alibaba senilai Rp138,4 triliun, dukung kegiatan amal?

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:27 WIB ET

SHANGHAI, kabarbisnis.com: Pendiri raksasa e-commerce Alibaba Group Holding Ltd Jack Ma telah memangkas kepemilikan sahamnya sepanjang setahun terakhir dari 6,4 persen menjadi 4,8 persen. 

Dilansir dari Reuters, Senin (13/7/2020), dalam laporan tahunan Alibaba tertera, Jack Ma menjual saham Alibaba senilai US$9,6 miliar atau setara sekira Rp 138,4 triliun (kurs Rp 14.424 per dolar AS). 

Divestasi saham ini sejalan dengan pensiunnya Jack Ma dari posisi pimpinan eksekutif Alibaba pada September 2019. Dia mundur dari jabatan bisnis untuk fokus pada kegiatan amal. 

Alibaba tidak menjelaskan rata-rata harga jual dari divestasi saham yang dilakukan Jack Ma. Harga saham Alibaba melonjak sekitar 40 persen sejak Jack Ma melaporkan kepemilikan sahamnya tahun lalu.

Kinerja saham Alibaba cemerlang lantaran pertumbuhan pendapatan yang melampaui ekspektasi di tengah perlambatan ekonomi China. Di tengah pandemi virus corona, warga China beralih ke belanja online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Wakil pimpinan eksekutif Alibaba Joseph Tsai juga menurunkan kepemilikan sahamnya pada periode yang sama, dari 2,3 persen menjadi 1,6 persen. Jack Ma dan Tsai sama-sama tidak lagi banyak terlibat dalam operasional Alibaba sejak Daniel Zhang menggantikan posisi Ma sebagai pimpinan Alibaba. Zhang secara resmi menduduki posisi itu pada September 2019. 

Sepanjang tahun ini, Jack Ma dan Tsai telah mendonasikan jutaan unit alat pelindung diri (APD) melalui yayasan amal masing-masing. APD tersebut disumbangkan ke rumah sakit di seluruh dunia untuk menangani virus corona.

Dalam laporan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Saham AS pada April 2019, disebutkan bahwa Jack Ma berencana menjual hingga 21 juta saham Alibaba yang dimilikinya dalam setahun untuk mendukung kegiatan amalnya. kbc10

Bagikan artikel ini: