Adaptasi new normal, AirAsia Indonesia tambah frekuensi penerbangan bertahap

Jum'at, 17 Juli 2020 | 11:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai AirAsia Indonesia mulai mengoperasikan kembali beberapa rute domestik dan menambah frekuensi penerbangan secara bertahap.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine mengatakan, AirAsia berupaya menjawab kebutuhan beberapa segmen masyarakat untuk bepergian selama masa adaptasi kebiasaan baru dengan menambah ketersediaan kursi pada rute Jakarta-Medan dan Jakarta-Bali.

Tak hanya itu, pihaknya juga membuka kembali rute domestik, seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Lombok. 

“Kami juga menyediakan layanan fly-thru (transit) domestik bagi tamu yang ingin terbang lebih jauh, yaitu Medan-Bali, Medan-Lombok, serta Medan-Surabaya melalui Jakarta,” ujar Veranita dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2020).

Adapun untuk rute Jakarta-Bali, AirAsia Indonesia memiliki frekuensi penerbangan 63 kali dalam perminggunya. Lalu, Jakarta-Surabaya, 40 kali per minggu.  Kemudian, Jakarta-Lombok 14 kali per minggu, Jakarta-Medan 21 kali perminggunya dan Jakarta-Yogyakarta (Kulon Progo) 28 kali per minggu.

“Kami terus berinovasi untuk memberikan berbagai kemudahan dengan menawarkan tarif kompetitif, fleksibilitas ubah jadwal, proses akun kredit di hari yang sama, hingga bagasi gratis 15 kg untuk penumpang domestik,” tambah Veranita. 

Selama masa adaptasi kebiasaan baru, AirAsia Indonesia tetap melayani penerbangan sewa (charter) ke lebih banyak destinasi domestik dan internasional untuk kebutuhan mobilisasi tenaga kerja dan medis, misi repatriasi, serta pengiriman logistik dan bantuan.

AirAsia menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seluruh armada AirAsia telah dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Arresters), yang dapat menyaring 99,9 persen partikel debu dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri.

Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah selesai penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia. kbc10

Bagikan artikel ini: