Jumlah penumpang penerbangan domestik anjlok 90% akibat pandemi

Senin, 20 Juli 2020 | 10:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi virus corona (Covid-19) turut berdampak pada industri penerbangan di Tanah AIr. Bahkan akibat pandemi ini, jumlah penumpang harian domestik turun hingga 90%.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, anjloknya jumlah penumpang membuat frekuensi penerbangan pun turun signifikan dari periode yang sama tahun sebelumnya, bahkan banyak pesawat yang parkir di bandara dan tidak beroperasi.

“Industri penerbangan kini dalam kondisi bertahan di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Budi Karya dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.

Untuk membangkitkan industri penerbangan nasional di tenagh Covid-19, Budi pun meminta seluruh stakeholder penerbangan menciptakan penerbangan yang selamat, aman dan sehat.

“Hal ini penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat menggunakan transportasi udara dengan menciptakan penerbangan yang aman, selamat, nyaman dan sehat,” terang Budi.

Budi meyakini penerbangan Indonesia mampu menghadapi pandemi Covid-19. Dia menyebut, upaya untuk menjaga masyarakat untuk tidak terpapar Covid-19 merupakan perhatian seluruh pihak, namun dia juga mengatakan kondisi ekonomi Indonesia, khususnya kerentanan di bidang transportasi harus bisa ditangani.

Budi juga mengungkap perlu ada persamaan persepsi antara regulator serta seluruh stakeholder penerbangan agar konsisten dalam melaksanakan regulasi baik nasional maupun internasional. kbc10

Bagikan artikel ini: