Daihatsu klaim recall Gran Max dan Luxio capai 24 persen

Senin, 20 Juli 2020 | 11:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada 2019 lalu telah melakukan penarikan kembali atau recall terhadap model Gran Max dan Luxio pada 2019 lalu. Total mobil yang ditarik mencapai 36.915 unit dengan masalah utama adalah komponen connection rod yang berada di dalam mesin. Dari angka itu, 32 ribu terdiri dari Gran Max dan 4.000 Luxio. 

Berdasarkan data ADM, per Juni 2020, kendaraan yang telah selesai dilakukan perbaikan mencapai 9.043 unit atau 24 persen dari total kendaraan yang ditarik. Pencapaian ini cukup baik, mengingat target dari program ini adalah 30 persen sampai dengan akhir tahun 2020. 

ADM menggandeng komunitas Gran Max Luxio Indonesia (MAXXIO) untuk mengkampanyekan program penarikan ulang ini. MAXXIO memiliki sebanyak 4.500 anggota aktif yang tersebar di 37 chapter di seluruh Indonesia. 

MAXXIO juga aktif mengajak relasi mereka yang menggunakan Gran Max dan Luxio walaupun bukan anggota untuk ikut berpartisipasi pada program Daihatsu ini. Sebanyak 120 unit kendaraan anggota MAXXIO terdeteksi untuk di-recall. 28 unit di antaranya sudah dilakukan perbaikan, dan 92 unit sisanya dalam proses follow up untuk dapat segera diperbaiki dengan mengunjungi bengkel resmi Daihatsu terdekat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan positif pelanggan terhadap program recall Gran Max dan Luxio. Daihatsu juga bekerja sama dengan MAXXIO akan terus meningkatkan jumlah unit recall agar pelanggan mendapat perbaikan unit dan dapat kembali beraktivitas dan berbisnis kembali dengan lebih aman dan nyaman,” kata Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam keterangan resmi, Minggu (19/7/2020).

Bagikan artikel ini: