Enam karyawan positif Covid-19, PLN pastikan pelayanan tak terganggu

Senin, 20 Juli 2020 | 18:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT PLN (Persero) menutup sementara kantor pusatnya di Jalan Trunojoyo, Blok M, Jakarta Selatan. Penutupan ini dilakukan akibat adanya kabar enam karyawan PT PLN yang dinyatakan positif Covid-19.

Jumlah karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini bertambah empat orang dari informasi sebelumnya yang diberitakan karyawan yang terpapar sebanyak dua orang. Temuan ini berdasarkan swab test terjadwal dan acak dari 63 karyawan yang melakukan tes di lingkungan internal PLN.

Merespon kabar ini, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi ini pun membenarkan keputusan penutupan sementara di kantornya. Saat ini pihaknya tengah melakukan disenfektan. Meski begitu,  ia memastikan layanan listrik bagi masyarakat tidak akan terganggu.

Untuk menjaga agar layanan tetap baik, PLN didukung teknologi seperti presensi karyawan berbasis aplikasi geotagging, mekanisme rapat berbasis daring, surat menyurat menggunakan Aplikasi Management Surat (AMS) Korporat serta penyimpanan dan transfer data kerja melalui system cloud.

Sementara itu, petugas yang harus tetap berada di pusat-pusat pengontrolan dan pemeliharaan listrik, tetap bekerja dengan meningkatkan standar kesehatan tinggi

"Kami pastikan pasokan listrik pelanggan tetap terjaga selama pemberlakukan konsep WFH, karena hal ini hanya berlaku untuk PLN Kantor Pusat saja. Sementara petugas penjagaan dan pelayanan di lapangan tetap berjalan seperti biasa. Kami memahami bahwa ketersediaan listrik di rumah-rumah merupakan kebutuhan vital yang tidak boleh mengalami gangguan," tegas Agung dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2020).

Menurut informasi yang beredar, skema Work From Home (WFH) ini dijalankan dalam rentang satu pekan atau mulai 20-24 Juli 2020. Penetapan WFH ini dilakukan usai PLN menggelar swab test selama 15-17 Juli 2020.

PLN, sebut Agung, terus mengedepankan protokol kesehatan dalam mengedepankan protokol kesehatan dalam aktivitas perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19. Sebagian dari langkah preentif PLN terus menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak saat bekerja.

Sementara itu, pegawai dengan pekerjaan kritikal seperti operator, petugas control room, dispatcher, pelayanan teknik, pemeliharaan, pelayanan pelanggan atau contact center, sampai tenaga medis tetap bekerja di kantor. Hanya saja mereka diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku berikut mendapatkan makanan sehat dan vitamin tambahan.

Bagi karyawan yang pekerjaannya tidak dapat ditinggal, PLN juga menyediakan angkutan antar jemput dari rumah tinggal ke tempat kerja. PLN juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin kepada pegawainya.

“PLN telah memetakan, bagian-bagian mana yang harus tetap bekerja penuh tidak boleh berhenti atau 24 jam. Bagi yang bekerja protokol Covid-19 kami perhatikan,” pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: