Menteri Wishnutama usul pekerja sektor pariwisata dapat BLT

Kamis, 23 Juli 2020 | 11:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengupayakan untuk bisa memulihkan industri pariwisata di tengah hantaman Covid-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, pihaknya tengah mengajukan pembebasan PPH 25 untuk perusahaan pariwisata dan ekonomi kreatif ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pihaknya juga tengah mengajukan subsidi listrik bagi pengusaha ekonomi kreatif dan pariwisata. Pemerintah juga mengupayakan pemberian BLT alias bantuan langsung tunai kepada karyawan sektor pariwisata.

"Upaya Kemenparekraf untuk dukung pariwisata ada banyak, misalnya sekarang kita dorong insentif pajak PPH 21 dan 25, PPH 25 ini kami usulkan ke Bu Menkeu kalau bisa 100%. Kami juga upayakan subsidi listrik dan BLT untuk karyawan pariwisata secara langsung," papar Wishnutama, dalam webinar yang diadakan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Rabu (22/7/2020).

Pihaknya juga sudah meminta agar pinjaman bank pengusaha sektor pariwisata bisa direstrukturisasi. Dia mengklaim jumlah pinjaman yang selesai direstrukturisasi mencapai Rp 124 triliun.

Sedangkan untuk restrukturisasi kredit di sektor multifinance dan leasing sudah ada Rp 3,1 triliun kredit yang direstrukturisasi.

"Kita dorong OJK kami dorong restrukturisasi pinjaman bank," jelas Wishnutama.

Pihaknya saat ini pun sedang melakukan program bantuan untuk menolong bisnis pariwisata di destinasi andalan, mulai dari home stay sampai bisnis kuliner. Bantuan akan diberikan hingga Rp 200 juta nilainya. "Nanti akan direview dulu usahanya," ungkap Wishnutama.

Kemudian untuk menggenjot pergerakan wisatawan lokal, pihaknya mengatakan akan bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk berikan diskon ke beberapa destinasi unggulan.

"Kami juga bersama Garuda akan coba memberikan diskon tiket ke beberapa destinasi. Kami juga dorong K/L untuk berkegiatan di destinasi wisata," ujar Wishnutama. kbc10

Bagikan artikel ini: