Calon penumpang AirAsia bisa ubah jadwal terbang kapanpun tanpa dikenai biaya

Kamis, 23 Juli 2020 | 15:18 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai berbiaya rendah asal Malaysia, AirAsia Indonesia sumringah karena lonjakan pemesanan tiket dalam kurun waktu sebulan terakhir mencapai 400%. 

Karena dunia saat ini masih didera pandemi Covid-19, maskapai ini memberikan keleluasaan bagi para penumpang untuk memilih jadwal penerbangan dan bisa diganti sepuasnya kapan pun.

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga menjelaskan, AirAsia menawarkan fleksibilitas ubah tanggal penerbangan tidak terbatas sehingga penumpang dapat mengganti jadwal penerbangan sepuasnya tanpa dikenakan biaya perubahan dan kemudahan menerima akun kredit dalam sehari.

AirAsia juga akan segera meluncurkan beragam produk dan promo menarik lainnya guna menunjang kenyamanan perjalanan dan keselamatan seluruh calon penumpang AirAsia di situasi saat ini.

"Pelanggan dapat menemukan seluruh rute dan jadwal penerbangan yang tersedia dengan harga lebih terjangkau melalui situs airasia.com atau aplikasi seluler AirAsia. Harga yang ditampilkan termasuk bagasi cuma-cuma untuk penerbangan domestik hingga 15 kg," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2020).

Sejak berhibernasi hingga saat ini, AirAsia Indonesia juga telah melayani 15 penerbangan sewa (charter) yang berhasil membantu misi repatriasi, mobilisasi tenaga kerja, dan pengiriman logistik dan bantuan ke sejumlah kota di Indonesia dan negara. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Indonesia dan sejumlah Kedutaan Besar negara terkait.

AirAsia menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seluruh armada AirAsia telah dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Arresters) yang dapat menyaring 99,9% partikel debu dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri.

Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah selesai penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia. Protokol keamanan yang ketat tetap dilaksanakan di sepanjang perjalanan, sehingga risiko penularan di dalam pesawat dapat diminimalkan. kbc10

Bagikan artikel ini: