Masuki adaptasi kenormalan baru, Kemenhub siapkan bus physical distancing

Senin, 27 Juli 2020 | 09:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Salah satu hal yang menjadi perhatian masyarakat menghadapi masa kenormalan baru (new normal) adalah transportasi umum. Untuk itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempersiapkan bus physical distancing untuk menghadapi masa adaptasi kenormalan baru.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, bus ini masih dalam pengkajian terkait kapasitas bagi penumpang yang diperbolehkan.

"Tetapi untuk konfigurasi kursinya adalah 1-1-1, dan ini dalam tahap pengkajian bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)," ujar Budi, akhir pekan lalu.

Pengkajian ini, lanjut Budi, tentunya untuk melihat apakah model bus ini memenuhi standar keselamatan untuk penumpang jadi bukan hanya sekedar physical distancing saja.

"Terkait kapasitasnya juga masih dibicarakan, jadi untuk menentukan berapa penumpang yang boleh menggunakan bus ini," ujar Budi.

Budi juga menjelaskan, dengan konfigurasi kabin 1-1-1 yaitu kursi di sisi kanan, tengah dan kiri dapat membuat jaga jarak aman penumpang yang mengikuti protokol kesehatan.

"Selain itu, bus ini juga akan disediakan fasilitas penupang seperti HEPA filter, UV filter yang berfungsi seperti disinfektan," kata Budi.

Sebagai informasi, angkutan umum terutama bus sebelumnya hanya boleh mengangkut 50 persen penumpang dari kapasitas angkut.

Tetapi pada Juli, Kemenhub kembali melonggarkan kapasitas angkutan umum untuk bus ini menjadi diperbolehkan mengangkut penumpang sebanyak 70 persen dari kapasitas angkut. kbc10

Bagikan artikel ini: