Menaker jamin 2 ribu TKA China di proyek kereta cepat maksimal 6 bulan

Selasa, 28 Juli 2020 | 12:58 WIB ET
Menaker Ida Fauziyah
Menaker Ida Fauziyah

JAKARTA, kabarbisnis.com: Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bakal melibatkan 12.000 pekerja yang terdiri dari 10.000 tenaga kerja lokal dan 2.000 tenaga kerja asing (TKA) China. 

Meski demikian, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menekankan bahwa penggunaan jasa TKA China ini sudah sesuai Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).

"Saya pastikan pengerjaannya sudah sesuai RPTKA, dan juga perbandingan pekerja China dibanding lokal 1:5," ujar Ida saat meninjau proyek kereta cepat oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) di Jakarta, Senin (27/7/2020).

Dia mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari jumlah pekerja China ini karena pekerja lokal tetap diutamakan. "Kita tetap mengutamakan pekerja lokal, dan pekerja China hanya untuk transfer ilmu, pengetahuan, dan teknologi, karena mereka yang punya pengalaman proyek kereta cepat, kita belum," ungkap Ida.

Keberadaan TKA China ini diperlukan karena manual book, prosedur, dan petunjuk peralatan serta proyek masih dominan menggunakan bahasa China.

"Meski begitu, TKA China ini tidak akan lama, maksimal 6 bulan dan transfer ilmu dan teknologi sudah diberikan. Yang akan jangka panjang adalah pekerja kita yang lokal," tegas Ida. kbc10

Bagikan artikel ini: