Khofifah beri penghargaan Kadin Jatim sebagai pemerhati anak saat Covid-19

Rabu, 29 Juli 2020 | 19:54 WIB ET

GRESIK, kabarbisnis.com: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim sebagai salah satu lembaga yang serius memberikan perhatian kepada anak-anak di saat pandemi Covid-19.

Piagam penghargaan sebagai "Penggerak Pengusaha Sadar Bermasker Bagi Anak-Anak di Jawa Timur" ini diberikan langsung oleh Gubernur Khofifah kepada Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto saat memperingati "Hari Anak Nasional" di Wisata Setigi Desa Sekapuk Ujung Pangkah Kabupaten Gresik, Rabu (29/7/2020). Penghargaan yang sama juga diberikan kepada Ketua LPA Tulungagung dan Pimpinan PT Unilever Tbk. Surabaya.

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan bahwa tumbuh kembang anak-anak harus menjadi perhatian bersama di saat pandemi Covid-19. Karena Covid-19 telah menyebabkan kesempatan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak menjadi tercerabut.

"Saya khawatir akan ada penurunan kualitas SDM, yang harusnya bisa tumbuh pesat menjadi terkendala akibat paket data tidak cukup. Karena di masa Covid-19 ini, pembelajaran dilakukan secara virtual. Sementara tidak semua anak bisa mendapatkannya dengan mudah, utamanya anak dari keluarga kurang mampu," ujar Khofifah.

Untuk itu, pada kesempatan tersebut Khofifah juga meminta kesiapan dan kesanggupan seluruh kepala desa di Jatim menyediakan tempat belajar dengan fasilitas internet di setiap balai desa.

"Kita tidak ada yang tahu kapan Covid-19 ini berakhir. Dan proses pembelajaran virtual ini tidak menentukan proses bagaimana perlindungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang mereka," keluh Khofifah.

Dengan tersedianya tempat belajar yang memadahi dengan fasilitas internet di balai desa, ia berharap pendidikan anak-anak tidak terkendala.

Sementara itu, Adik Dwi Putranto mengatakan bahwa Kadin Jatim akan terus berupaya memberikan perhatian kepada anak-anak. Sebab anak-anak adalah masa depan dan harapan bangsa.

Kepedulian tersebut salah satunya diwujudkan dengan memberikan pendampingan kepada mereka di masa pandemi. Selain itu, penyadaran untuk tetap mentaati protokol kesehatan juga terus digaungkan agar kesadaran mereka tertanam dengan baik.

Sejumlah kegiatan bersama anak-anak juga telah dilakukan Kadin Jatim selama pandemi, diantaranya penyaluran bantuan dan acara "Obral Sandal, Obrolan Santai Tapi Dalam Daring, Hype Abizz dalam Era New Normal" yang membahas tentang aktifitas millenial di masa pandemi. Webinar diikuti oleh sejumlah anak-anak millenial dari 20 kota, diantaranya dari Sumenep, Mojokerto, Flores, Maumere, Jogjakarta, Kediri, Sidoarjo, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Malang, Semarang, Jakarta, Bekasi, Manado, Makassar, Pankep, Gresik, Buton dan Maluku.

Selain itu, Kadin Jatim juga telah melakukan pembahasan tentang kondisi anak-anak di masa pandemi bersama Yayasan Alit Indonesia dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur.

Saat "Obral Sandal" dengan millenial yang diselenggarakan pada Selasa (28/7/2020), Adik menegaskan bahwa ada dua fokus yang dilakukan Kadin Jatim selama masa Pandemi. Pertama adalah persoalan kesehatan dan peningkatan ekonomi.

Untuk itu, Kadin Jatim terus melakukan kampanye penerapan protokol kesehatan di seluruh lini kehidupan, tidak hanya di kalangan pengusaha tetapi juga dikalangan masyarakat luas dan anak-anak.

"Harapannya, dengan kampanye yang kami lakukan, anak-anak ini akan menularkan kesadaran kepada teman, keluarga, komunitas serta pada diri mereka sendiri," ujar Adik.

Adik juga berpesan agar generasi muda harus berbangga kepada diri sendiri serta harus memiliki rasa ingin tahu yang besar. Karena ini akan menjadi bekal mereka untuk terus tumbuh dan berkembang.kbc6

Bagikan artikel ini: