Begini panduan salat Idul Adha di tengah pandemi Covid-19

Kamis, 30 Juli 2020 | 16:20 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 tentang penyelenggaran salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban 1441 Hijriah/2020 menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Menteri Agama Fachrul Razi mengihimbau, dalam merayakan Idul Adha masyarakat agar tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan.Saat ini Indonesia masih menghadapi wabah Covid-19 dan setiap hari masih banyak konfirmasi positif,karena protokol kesehatan harus ditaati dengan sebaik-baiknya.

“Pada prinsipnya, salat sudah dapat dilakukan di lapangan atau masjid, kecuali di daerah  tertentu yang tidak diperbolehkan oleh pemerintah daerah atau satuan tugas penanganan Covid-19 setempat karena alasan tidak aman Covid-19,” ujar Fachrul di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Adapun, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan salat di masjid atau lapangan antara lain harus yakin bahwa lingkungan tempat salat aman Covid-19.Bagi pelaksana agar membatasi jalan masuk untuk melakukan pengecekan suhu tubuh jamaah salat Idul Adha.

Sementara, bagi para jamaah diminta membawa bawa alat salat sendiri, tetap memakai masker, menjaga jarak, tidak usah bersalaman atau bersentuhan, dan pengumpulan infak tanpa bersentuhan dengan kotak sumbangan.Kemudian, bagi Imam diminta agar pelaksanaan salat dan khutbahnya diperpendek tanpa mengurangi syarat dan rukun salat Iduladha.

“Dengan melakukan dan mentaati protokol sebaik-baiknya insyaallah kita dapat merayakan Idul Adha dengan baik, khidmat, dan aman Covid-19,” pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: