Bidik milenial, Intiland rilis klaster baru Dandelion di Graha Natura

Rabu, 5 Agustus 2020 | 21:26 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk melalui anak perusahaan, PT lntiland Grande mengembangkan klaster baru di perumahan Graha Natura di kawasan perumahan seluas 86 hektar.

Klaster bernama Dandelion tersebut terdiri dari 63 unit dengan investasi sebesar Rp80 miliar. Secara khusus, klaster ini membidik kalangan muda dan keluarga baru.

Marketing Director PT Intiland Grande, Harto Laksono mengatakan, pengembangan klaster Dandelion adalah langkah strategis untuk memperkuat positioning Perseroan di pasar perumahan di kawasan Surabaya Barat.

Peluncuran ini juga mengantisipasi tren meningkatnya kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap ketersediaan rumah tapak yang lebih terjangkau di segmen pasar menengah.

"Dua bulan terakhir menunjukkan tren kenaikan dari penjualan rumah di Surabaya. Mayoritas adalah para konsumen end user, yang tergolong kelompok milenial dan keluarga muda yang menyukai rumah dengan ukuran compact. Peluncuran klaster ini menjadi jawaban dan sesuai dengan kebutuhan mereka," katanya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya, pengembangan klaster Dandelion mengusung konsep gerbang akses tunggal yang menghadirkan kawasan hunian privat dan eksklusif. Menempati area pengembangan seluas 0,8 hektar, klaster ini menyediakan sebanyak 63 unit rumah dua lantai yang terbagi menjadi dua tipe pilihan.

"Unit rumah di klaster Dandelion kami hadirkan dengan ukuran compact. Sehingga harganya lebih terjangkau bagi para keluarga dan profesional muda, mulai Rp1,2 miliar," kata Harto Laksono.

Dia menambahkan, pihaknya menyasar kalangan muda atau pasangan muda karena segmen ini diyakini akan berkembang. Menurutnya, kebutuhan rumah bagi milenial cukup tinggi. Selain digunakan untuk hunian, properti ini juga menarik untuk investasi. Apalagi investasi di sektor properti juga sangat aman.

Klaster baru ini menyediakan sebanyak 63 unit rumah dua lantai yang terbagi menjadi dua tipe pilihan.

Pertama, rumah tipe Daisy dengan ukuran luas lahan 60 meter persegi, atau memiliki lebar 5 meter dan panjang 12 meter. Untuk kebutuhan lahan lebih besar, tersedia tipe Daffodil dengan ukuran lahan 72 meter persegi, atau memiliki lebar 6 meter dan panjang 12 meter. Kedua tipe rumah ini, masing-masing menawarkan dua varian pilihan yakni Standard dan Deluxe dengan luas bangunan yang berbeda.

Varian Standard pada tipe Daisy menyediakan dua kamar tidur dan luas bangunan 56 meter persegi sementara varian Deluxe dengan tiga kamar tidur dan luas bangunan lebih besar mencapai 64 meter persegi. Pada tipe Daffodil tersedia varian Standard dengan dua kamar tidur dan luas bangunan 71 meter persegi, sementara untuk varian Deluxe menawarkan tiga kamar tidur dan luas bangunan 82 meter persegi.

"Khusus pada peluncuran ini kami menyediakan program promo spesial, seperti cara bayar yang cukup mudah hanya dengan uang muka 22,5 persen yang dapat diangsur selama 18 kali," kata Harto Laksono.

Menurutnya, unit-unit di klaster Dandelion memiliki desain rancang rumah dua lantai yang compact namun fungsional. Penataan fungsi ruang dirancang dengan sangat baik sehingga menjadi lapang.

Lantai dasar difungsikan sebagai ruang keluarga, area makan, dapur, kamar tidur standar, area servis dan carport. Kamar tidur utama sebagai ruangan yang paling privat ditempatkan di lantai dua, lengkap dengan fasilitas kamar mandi yang cukup luas.

Klaster Dandelion menyediakan unit-unit rumah bergaya kontemporer yang menggabungkan konsep desain yang baik dan indah dengan sentuhan gaya modern tropikal. Penerapan bentuk jendela dan pintu yang tinggi dan lebar berhasil menambah area bukaan guna memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara secara alami di dalam rumah.

Keunggulan lain dari klaster ini yakni penggunaan aplikasi smart home sebagai nilai tambah bagi penghuni. Seluruh unit rumah di klaster ini dilengkapi dengan piranti teknologi untuk sistem keamanan, surveillence, dan smart door lock yang dapat dikendalikan dari ponsel cerdas atau tablet.

Seiring perkembangan masyarakat urban yang kian dinamis, menurut Harto Laksono kebutuhan terhadap penyediaan piranti teknologi sudah menjadi keharusan. Para konsumen semakin sadar pentingnya memiliki hunian yang modern, nyaman, dan ramah lingkungan, serta dilengkapi sistem yang bersifat technology friendly.

"Kami harus terus mendekatkan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Konsumen semakin kritis dan paham apa yang dibutuhkan agar lebih nyaman dan mudah. Mereka menginginkan hunian yang nyaman, aman dan sehat dan bisa memenuhi kebutuhan menjalankan adaptasi kebiasaan-kebiasaan baru," ungkap Harto Laksono.

Lokasi klaster Dandelion sangat strategis berada di tengah-tengah pengembangan kawasan Graha Natura. Bersebelahan dengan pengembangan area komersial SOHO Natura 2, lokasi tersebut menawarkan kemudahan aksesibilitas bagi penghuninya untuk menjangkau banyak fasilitas unggulan di dalam kawasan.

"Kami optimistis konsep pengembangan klaster ini bisa diterima dan akan diserap pasar dengan cepat. Konsep pengembangan yang baik, lokasinya strategis, dan harga yang cukup kompetitif, menjadi nilai tambah yang akan diperoleh konsumen untuk tinggal di Graha Natura, sebuah kawasan perumahan yang dikembangkan dengan konsep yang sangat baik dan berkelanjutan oleh pengembang terpercaya," ujarnya lebih lanjut.

Sekadar diketahui, Graha Natura adalah pengembangan kawasan perumahan terpadu yang lokasinya berada di daerah Surabaya Barat. Kawasan perumahan ini dekat dengan sejumlah fasilitas untuk kebutuhan gaya hidup, seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, rumah sakit, dan beragam sekolah internasional dan universitas terbaik.

Pengembangan Graha Natura dari awal dirancang untuk menjadi barometer baru kawasan perumahan yang ideal. Mengusung tiga konsep utama yakni healthy living, nature, dan technology, Graha Natura menawarkan konsep dan nilai lebih sebuah kawasan hunian yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. kbc7

Bagikan artikel ini: