Di tengah pandemi, Agry Bird dongkrak laba Rovio hingga 160 persen

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 22:05 WIB ET

HELSINKI, kabarbisnis.com: Rovio Entertainment, pembuat gim (game) seri seluler Angry Birds meraik lonjakan laba operasi 160% di kuartal II/2020. Kebijakan lockdown sebagai akibat pandemi corona membawa berkah bagi pembuat gim yang sudah berusia 10 tahun ini.

Dikutip dari Reuters, Jumat (14/8/2020) Rovio menyebut telah mencapai rekor pendapatan game tinggi. "Ini didorong oleh performa yang kuat dari game-game utama kami," ujar Chief Executive Officer (CEO) Rovio Kati Levoranta dalam pernyataan.

Laba operasi yang disesuaikan Rovio naik menjadi €13,8 juta dari € 5,3 juta euro. Adapun pendapatan Rovio di periode yang sama turun 3,6% menjadi € 69,2 juta karena pendapatan film yang lebih rendah,

Perusahaan asal Finlandia yang mencatatkan sahamnya pada 2017 itu menyebut peningkatan laba seiring dengan kenaikan pemain gim selama masa pandemi Covid-19 serta biaya pemasaran yang lebih rendah.

"Dampak keseluruhan Covid-19, yang terlihat pada tingkat unduhan yang lebih tinggi, pengguna aktif harian dan keterlibatan pemain, danmencapai puncaknya pada akhir April," kata Levoranta.

Sekadar mengingatkan, pada Agustus 2019, Rovio merilis sekuel film Angry Birds sukses namunpendapatan filmnya menurun pada kuartal kedua tahun 2020.

Meski begitu, Rovio mengatakan Angry Birds Movie 2 adalah salah satu film yang paling banyak ditonton di Netflix selama musim semi. kbc10

Bagikan artikel ini: