Startup AS ini siap hidupkan lagi ponsel BlackBerry di tahun depan

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 15:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ponsel cerdas BlackBerry berencana kembali dari kematiannya, menyusul sebuah startup yang berbasis di Texas yang akan menghidupkan kembali perangkat populer tersebut di awal tahun depan.

Startup itu adalah OnwardMobility yang memperoleh lisensi untuk ponsel dari pembuat aslinya dan mengumumkan rilis model 5G pada tahun 2021.

BlackBerry dikatakan akan hadir dengan desain keyboard fisik baru yang mencerminkan nilai merek itu dari pengalaman mengetik keyboard dan pengalaman input. Perusahaan ini memposisikan lebih banyak untuk pekerja yang sedang bepergian, tapi diatur untuk memasukkan fitur standar seperti kamera dan keamanan terbaik.

Blackberry pertama kali masuk pasar pada tahun 2000, yang menjadi keharusan bagi para profesional, karena smartphone itu memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menulis dan mengirim email. Dan 20 tahun kemudian, semuanya berakhir.

BlackBerry memposting sebuah tweet pada Februari lalu yang menyatakan TCL Communications, yang memiliki lisensi untuk mengembangkan dan mendistribusikan ponsel itu, mengakhiri kemitraan empat tahun mereka.

"Kami menyesal mengumumkan ini, tapi bagaimana pun, bahwa pada 31 Agustus 2020, TCL Communication tidak akan lagi menjual perangkat seluler bermerek BlackBerry," tulis BlackBerry, seperti dikutip Daily Mail, seperti dikutip, Kamis (20/8/2020).

Sekitar satu dekade yang lalu, BBM adalah salah satu aplikasi perpesanan seluler paling populer di pasar, diluncurkan pada tahun 2006, selama tiga tahun penuh, sebelum platform 'mobile-first' serupa seperti WhatsApp. Bagi TCL, akhir dari kesepakatan dengan BlackBerry mungkin mencerminkan arahnya saat ini untuk merintis lini ponsel bermerek sendiri yang telah ditingkatkan dalam beberapa bulan terakhir.

TCL, sebuah perusahaan China yang sebagian besar dikenal berkemampuan menjual TV, mengumumkan niatnya di Consumer Electronics Show pada Januari lalu untuk meluncurkan lini ponsel baru yang disebut TCL 10 Pro, TCL 10L, dan TCL 10 5G.

Hal ini lah yang memungkinkan OnwardMobility mengambil lisensi dan menghidupkan kembali ponsel cerdas tersebut dari kematian.

Peter Franklin, CEO OnwardMobility mengatakan, para profesional perusahaan sangat menginginkan perangkat 5G yang aman yang memungkinkan produktivitas, tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.

Ponsel cerdas BlackBerry dikenal karena melindungi komunikasi, privasi, dan data. Ini adalah peluang luar biasa bagi OnwardMobility untuk menghadirkan perangkat 5G generasi mendatang ke pasar dengan dukungan BlackBerry dan FIH Mobile.

Kedua perusahaan tidak berbagi terlalu banyak dengan pengumuman tersebut. Namun, Franklin menjelaskan bahwa dia bukan hanya akan membuat perangkat yang paling aman dan produktif, tapi juga menjadi perangkat yang benar-benar digunakan sehari-hari.

"Itu berarti hal-hal seperti kamera kelas atas, dan spesifikasi lain yang Anda harapkan dari ponsel Anda sehari-hari. Bersamaan dengan itu, kami tahu bahwa kami harus kompetitif, begitu pula harga kami," tutur Franklin.

Dilaporkan laman The Register, OnwardMobility akan melakukan perencanaan produk dan pengembangan pasar untuk smartphone BlackBerry khususnya di pasar Amerika Utara dan Eropa. kbc10

Bagikan artikel ini: