Bangkitkan UMKM, Bank Bukopin telah kucurkan kredit Rp 1,8 triliun

Minggu, 23 Agustus 2020 | 16:32 WIB ET

DENPASAR, kabarbisnis.com: Bank Bukopin berkomitmen dalam membangkitkan kinerja Usaha Miro Kecil dan Menengah (UMKM) pasca pandemi Covid-19 melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga saat ini, total KUR yang telah dikucurkan telah mencapai Rp Rp 1,8 triliun dengan total pelaku UMKM yang menerima pembiayaan sebanyak 12.144 nasabah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penyaluran KUR di sektor UMKM yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada Sabtu, (22/8/2020) bertempat di Desa Budaya Kertalangu, Bali. Kegiatan diikuti oleh 10 (sepuluh) Bank ternama yang ditunjuk oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, termasuk di dalamnya Bank Bukopin. 

Turut dihadiri dan dibuka oleh Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, serta Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan. Kegiatan ini diselenggrakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah dalam memperkuat dan mengembangkan pelaku UMKM di sektor Pariwisata melalui penyaluran KUR.

Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A Purwantono menjelaskan, KUR merupakan kredit atau pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada debitur individu atau perseorangan, badan usaha dan atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum memadai. Pelaku UMKM dan Koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR adalah yang bergerak di sektor usaha produktif, salah satunya Pariwisata.

"Seperti diketahui, pandemik Covid-19 yang melanda lebih dari 4 bulan telah berdampak langsung pada industri pariwisata. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta penerapan phsycal distancing dalam pelaksanaan The New Normal telah membuat industri pariwisata menjadi sektorr yang terdampak langsung," ujar Rivan A Purwantono, Denpasar,  Sabtu (22/8/2020).

Hal ini tentu saja membuat pelaku UKM pariwisata terpukul. Oleh karena itu, untuk menstimulus UKM pariwisata, KUR diharapkan menjadi pemancing bagi bergeraknya Kembali industry yang juga menjadi andalan Indonesia. Bank Bukopin sendiri telah ditunjuk oleh Pemerintah sebagai penyalur KUR sejak tahun 2014. 

"Sampai dengan saat ini nilai penyaluran KUR Bank Bukopin mencapai Rp 1,8 triliun dengan total pelaku UMKM yang menerima pembiayaan sebanyak 12.144 Nasabah. Penyaluran KUR dalam kurun waktu tersebut terbilang cukup sukses, salah satunya yang  Bank Bukopin salurkan pada tahun 2019. Mengacu pada laporan keuangan Perseroan, Bank Bukopin berhasil melampaui target pencapaian penyaluran KUR di tahun tersebut hingga 104 persen," tambahnya.

Sebagai Bank yang memiliki salah satu fokus bisnis pada sektor UMKM dan Koperasi, Bank Bukopin hadir dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut dengan menyalurkan KUR kepada 5 (lima) pelaku UMKM di Denpasar.

Selain pembiayaan KUR, Bank Bukopin juga menyerahkan device kepada nasabah setianya yang merupakan pelaku UMKM, berupa Tablet PC dan Printer Termal. Penyerahan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab sosial Bukopin terhadap konsumen, dan bentuk dukungan Bukopin terhadap transformasi digital oleh pelaku UMKM.

“Sebagai bagian dari transformasi, kita mendukung penuh para pelaku UMKM dengan perangkat tersebut, sejalan dengan transformasi digital yang telah kita lakukan sejak 2017," pungkas Rivan A Purwantono. kbc6

Bagikan artikel ini: