Di tengah pandemi, Mitra Keluarga siap tambah dua rumah sakit baru

Kamis, 10 September 2020 | 12:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) melanjutkan rencana ekspansi dua rumah sakit baru di tengah pandemi Covid-19.

Mitra Keluarga berencana melakukan ground breaking rumah sakitnya yang ke-27 pada Desember 2020. Sementara untuk satu rumah sakit lainnya akan mulai dibangun di kuartal I-2020.

Investor Relation Mitra Keluarga Karyasehat Aditya Widjaja mengatakan, dengan adanya penambahan dua rumah sakit itu kapasitas tempat tidur MIKA akan bertambah hingga 200 unit. "Tapi kalau rumah sakit baru biasanya kami buka secara bertahap, sekitar 60 bed hingga 80 bed," kata Aditya seperti dikutip, Rabu (9/9/2020).

Untuk ekspansi itu, MIKA menyiapkan dana antara Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar untuk pembangunan satu rumah sakit. Lebih lanjut Aditya menjelaskan, pendanaan pembangunan rumah sakit itu akan berasal dari kombinasi sisa dana hasil initial public offering (IPO) dan kas internal MIKA.

Mengutip keterbukaan informasi, sisa dana hasil IPO MIKA mencapai Rp 218,39 per bulan Juli 2020. Emiten yang melantai pada 24 Maret 2015 itu mengantongi hasil bersih realisasi hasil penawaran umum hingga Rp 1,21 triliun.

Sementara itu, kondisi kas dan setara kas per akhir Juni 2020 tercatat sebesar Rp 971 miliar. Jumlah tersebut bertumbuh 70,79% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat Rp 568,52 miliar. Lebih lanjut Aditya menjelaskan bahwa arus kas MIKA masih cukup untuk pembangunan tersebut.

Asal tahu saja, kinerja MIKA sepanjang semester I 2020 sedikit tertekan karena pandemi Covid-19. Per Juni 2020, pendapatan MIKA tercatat Rp 1,44 triliun turun 8,86% secara year on year (yoy). Di sisi lain, laba bersih MIKA terkikis 19,61% yoy menjadi Rp 288,74 miliar.

Penurunan ini dipicu volume rawat inap dan rawat jalan MIKA yang menurun masing-masing 11,43% dan 19,72% pada semester I 2020. Akan tetapi berdasarkan catatan Kontan, di bulan Agustus 2020 yang lalu kondisi tersebut sudah mulai membaik seiring dengan 75% dokter yang mulai kembali praktik.

Selain dua rumah sakit yang akan segera dibangun, MIKA memproses penyelesaian satu rumah sakit yang terletak di Surabaya. Pembangunan rumah sakit  itu diprediksi akan selesai dan bisa beroperasi akhir tahun ini atau paling lambat awal taun 2021. "Sejauh ini proses pembangunan sudah lebih dari 85%," ujar Aditya. kbc10

Bagikan artikel ini: