Awal pekan, bursa saham terperosok ke bawah level 5.000

Senin, 21 September 2020 | 18:43 WIB ET

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (21/9/2020) terperosok di bawah level 5.000 dipicu sentimen negatif terkait isu revisi undang-undang Bank Indonesia (BI).

IHSG ditutup terkoreksi 59,863 poin atau 1,18% ke level 4.999,360. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak dalam jangkauan level terendah 4.987,75 hingga level tertinggi 5.075,82.

Volume perdagangan mencapai 12,07 miliar saham dengan frekuensi 601.706 kali dan nilai transaksi harian sebesar Rp 6,33 triliun. Sebanyak 329 saham turun harga, 144 saham stagnan dan hanya 115 saham yang naik harga.

Tekanan terhadap IHSG dipengaruhi aksi ambil untung terutama oleh investor asing, yang pada perdagangan hari ini mencatat nilai jual bersih sebesar Rp 249,55 miliar di pasar reguler.

Saham yang paling banyak dilego asing hari ini adalah PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan jual bersih sebesar Rp 17 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 17 miliar.

Hal itu menyebabkan harga ASII turun Rp 110 atau 2,3% menjadi Rp 4.670 per saham dan BBCA turun Rp 125 atau 0,44% menjadi Rp 28.025 per saham. kbc9

Bagikan artikel ini: