Taj Mahal kembali dibuka, protokol kesehatan diberlakukan ketat

Selasa, 22 September 2020 | 10:49 WIB ET

INDIA - Situs Taj Mahal kembali dibuka untuk pengunjung mulai Senin (21/9) sebagai langkah normalisasi bisnis di tengah pandemi Covid-19. India, yang memiliki populasi 1,3 miliar jiwa, telah melaporkan lebih dari 5,4 juta kasus Covid-19, dengan angka harian sekitar 100.000 infeksi baru dan lebih dari 1.000 kematian.

Tak lama setelah lockdown ketat pada Maret, yang menghancurkan puluhan juta pekerjaan, Perdana Menteri (PM) Narendra Modi enggan meniru negara lain untuk sekali lagi memperketat aktivitas. Modi lebih banyak mengurangi pembatasan dalam beberapa bulan terakhir termasuk kepada banyak rute kereta api, penerbangan domestik, pasar, restoran, dan saat ini, Taj Mahal.

Taj Mahal adalah salah satu tempat wisata paling terkemuka di dunia yang terletak di kota Agra, sebelah selatan New Delhi. Makam marbel putih abad ke-17 itu dibangun oleh Kaisar Mughal, Shah Jahan, sebagai kenangan akan istrinya, Ratu Mumtaz Mahal.

Monumen itu ditutup secara singkat terakhir kali pada 1978 ketika kota Agra direndam banjir. Sebelumnya, Taj Mahal juga ditutup beberapa hari pada 1971 selama perang antara India dan Pakistan. Penutupan paling lama terjadi saat pandemi Covid-19 yaitu sejak lockdown awal Maret. kbc9

Bagikan artikel ini: