Sempat lesu akibat pandemi, bisnis pernikahan di Surabaya mulai menggeliat

Kamis, 24 September 2020 | 16:28 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 telah mengganggu banyak sektor perekonomian, termasuk bisnis hiburan dan perlengkapan pernikahan. Penerapan social distancing apalagi diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kian menggencet industri ini karena adanya larangan orang berkumpul dan penerapan bekerja dan belajar dari rumah.

Namun seiring dengan pelonggaran PSBB dan masuknya kebiasaan baru (new normal), sejumlah aktivitas mulai diizinkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini pula yang dimanfaatkan pebisnis pernikahan untuk menjemput bola agar usaha mereka kembali bangkit.

Seperti yang terlihat pada gelaran Serba Serbi Manten Expo bertajuk 'Wedding Tangguh' yang digelar di City Tomorow (Cito) Mal Surabaya, pada 24-27 September 2020.

Pameran perlengkapan pernikahan terbesar dan terlengkap di Jawa Timur yang pertama kalinya digelar sejak pandemi Covid-19 tersebut menampilkan sekitar 50 vendor yang berkaitan dengan kebutuhan pesta pernikahan.

Owner Noble Entertainment selaku penyelenggara pameran, Raka Maulana mengatakan, beberapa vendor yang ikut ambil bagian pada even Serba Serbi Manten Expo tersebut diantaranya rias pengantin atau make up artis, penyedia venue atau gedung, wedding organizer, katering, penyedia souvenir, penyedia dekorasi, fotografi, dan sebagainya.

"Di sini, kami mempertemukan antara pasangan calon pengantin dengan vendor. Pengunjung bisa memanfaatkan momen ini untuk membantu merancang pesta pernikahannya baik dari kelas bawah, kelas menengah hingga kelas atau disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan," katanya di sela pembukaan pameran Serba Serbi Manten Expo di Cito Mall Surabaya, Kamis (24/9/2020).

Dipaparkannya, even yang digelarnya saat ini sedianya dijadwalkan pada April 2020,.namun karena ada pandemi, akhirnya baru kembali digelar di bulan September 2020 ini.

"Namun sebelum ini kami sudah menggelar pameran serupa di Icon Mall Gresik pada Agustus 2020 lalu dengan menghadirkan 45 vendor perlengkapan pernikahan, dan alhamdulillah mendapat respon bagus dari pengunjung yang mencapai 16 ribu orang termasuk transaksi yang dibukukan juga sesuai target," kata Raka.

Dengan kenyataan itu, dia optimistis acara yang dihelat kali ini juga akan mendapat animo positif dari pengunjung.

Hal itu dibuktikan dengan sudah tercatatnya transaksi dari salah satu peserta pameran yang melaporkan satu klien dengan memberikan uang muka Rp 10 juta pada hari pembukaan itu.

"Dengan estimasi satu hari satu peserta pameran mendapat uang muka Rp 10 juta, dengan jumlah peserta 50 booth, kami targetkan ada transaksi hingga Rp500 juta per hari," ujarnya.

Oleh karena itu, dia tak lelah terus mendorong pebisnis perlengkapan pernikahan untuk bangkit dengan menyesuaikan kondisi dan menerapkan protokol kesehatan.

"Masyarakat sudah mulai merancang pesta pernikahan mereka setelah sempat tertunda karena pandemi lalu. Inilah saatnya pelaku usaha bangkit dan menangkap peluang itu. Dan di sini kami mewadahi pebisnis maupun masyarakat yang akan menggelar pernikahan dan disesuaikan dengan konsep di tengah pandemi, karena banyak.promosi yang digeber vendor," ungkap Raka.

Selain memamerkan beragam perlengkapan dan penunjang pesta pernikahan, di even ini juga digelar show tunggal makeup dan baju pengantin dari Dewi Yossie dan Whulyan.

Sementara bagi masyarakat di luar Surabaya, Noble Entertainment bakal menggelar acara serupa di MOG Malang pada 19-22 November 2020, dan berlanjut ke Icon Mall Gresik pada 3-6 Desember 2020.

"Untuk tahun depan kami jadwalkan ada 6-8 even yang digelar di Surabaya, Gresik, dan Malang," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: