Lion Air digugat perusahaan sewa pesawat Rp189 miliar di pengadilan Inggris

Jum'at, 25 September 2020 | 08:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai Lion Air digugat perusahaan penyewaan pesawat Goshawk Aviation Ltd di Pengadilan Tinggi, Inggris. Gugatan berkaitan dengan perjanjian sewa atau utang 7 pesawat jet Boeing.

Mengutip laman law360.com, Kamis (24/9/2020), PT Lion Mentari Tbk atau Lion Air menandatangani  perjanjian sewa 7 pesawat terpisah untuk Boeing 737, antara tahun 2015 dan 2020.

Lion Air kemudian setuju untuk memberikan uang muka sebesar £5,5 juta untuk perjanjian sewa tersebut.

Seiring waktu, Goshawks dan 8 afiliasinya mengatakan jika Lion Air memiliki utang sekitar £1,6 juta hingga £2,5 juta, bila mengacu perjanjian sewa yang disebut telah terjadi pelanggaran.

Para penggugat berharap memenangkan gugatan dan meraih kompensasi lebih dari £10 juta dari Lion Air.

Kasus antara Lion Air, dengan Goshawk Aviation Ltd serta penggugat lainnya tercatat dengan nomor kasus CL-2020-000461, di Pengadilan Tinggi Niaga Inggris.

Terkait gugatan tersebut, Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan penjelasan mengenai kerja sama penyewaan pesawat udara dengan pihak perusahaan penyewaan pesawat udara (lessor).

"Dunia industri penerbangan (internasional dan nasional) saat ini tengah berada (mengalami) kondisi dan situasi di luar kemampuan yang belum pernah terjadi sebelumnya, akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)," kata Danang, Kamis (24/9/2020).

Danang mengakui bahwa kondisi tersebut juga dialami oleh Lion Air. Adapun terkait dengan kesepakatan kerja sama (kontraktual) yang telah disepakati sebelum kejadian pandemi Covid-19 menyangkut kewajiban pada masa pandemi ini, Lion Air telah bekerja sama dengan seluruh lessor yang menjadi mitra perusahaan untuk mencari jalan keluar (solusi) terbaik atas permasalahan yang dihadapi.

"Pada proses pembicaraan, hampir semua lessor mendukung dan berkeinginan serta menyepakati untuk mencari solusi bersama sebagai langkah yang akan ditempuh atas permasalahan yang dihadapi. Namun ada satu lessor Goshawk Aviation Limited yang berkehendak lain yaitu menempuh melalui jalur hukum," bebernya.

Di awal pandemi Covid-19, Lion Air memutuskan akan memberlakukan seluruh lessor dengan adil dan setara, untuk memastikan bahwa tidak ada perlakuan yang berbeda (preferential) antara satu lessor dengan lessor lainnya.

"Lion Air terus memberlakukan seluruh lessor secara setara (adil) dalam negosiasi dan terus berkomitmen untuk menemukan solusi yang adil termasuk dengan Goshawk, semua pihak bekerja bersama untuk melewati masa krisis ini," urainya. kbc10

Bagikan artikel ini: