Peroleh kontrak Rp1, 7 triliun, INKA berangkatkan 250 kereta ke Bangladesh

Sabtu, 26 September 2020 | 07:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: BUMN industri kereta api, PT INKA (Persero), mengekspor total 250 unit kereta ke Bangladesh. General Manager Perencanaan Operasi dan Penyediaan Jasa PT INKA (Persero), Suwun Setyanto mengatakan, pengiriman ekspor kereta gelombang terakhir dilakukan sebanyak 20 unit.

"Alhamdulilah, kita melakukan pengiriman gelombang terakhir atau batch 9 dari proyek 200 kereta jenis MG (meter gauge) ke Bangladesh dan yang ini adalah kelanjutan dari 50 BG (broad gauge) yang sebelumnya diekspor INKA," ujar Suwun dalam keterangan resmi, Jumat (25/9/2020).

Suwun memperkirakan sebanyak 20 unit kereta pengiriman terakhir tersebut, dijadwalkan berangkat dari Dermaga Jamrud Tanjung Perak pada 8 Oktober 2020 dan tiba di Chittagong Port, Bangladesh, pada 17 Oktober 2020. Ia menjelaskan dari delapan batch yang sebelumnya sudah dikirim, sebanyak tujuh batch telah dioperasikan Bangladesh Railway. "Sementara satu batch, yakni batch 8, saat ini masih sedang dalam proses commissioning di sana," kata Suwun.

Dia menambahkan, INKA saat ini juga sedang mengejar proyek ekspor sebanyak 200 kereta BG dari Bangladesh. "Saat ini, tim kita, tim pemasaran, juga sedang mengejar proyek berikutnya di Bangladesh yaitu proyek 200 BG. Mudah-mudahan dengan kerja sama kita semuanya, proyek ini bisa diraih, sehingga bisa menjadi pekerjaan berikutnya dari INKA Group," katanya.

INKA merupakan pemenang tender pengadaan 250 kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017. Ada pun total nilai kontrak proyek tersebut sebesar US$ 100,89 juta atau dengan kurs saat ini setara Rp 1,5 triliun. Dengan rincian 200 kereta tipe MG dan 50 kereta tipe BG. Sebanyak 50 kereta tipe BG sudah mulai dikirim pada awal 2019.

Proyek tersebut merupakan proyek ekspor kereta ke Bangladesh yang kedua kalinya bagi INKA. Pada 2016, INKA juga telah mengekspor 150 unit gerbong dengan nilai kontrak senilai US$72,39 juta dan 50 unit sebelumnya pada 2006 dengan nilai kontrak sebesar US$13,8 juta.kbc11

Bagikan artikel ini: