Sediakan bahan baku obat Covid-19, Bio Farma gandeng India

Senin, 28 September 2020 | 18:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah meminta Bio Farma untuk mempercepat produksi obat untuk pasien terjangkit virus corona, salah satunya Remdesivir.

Direktur Utama Bio Farma Honesti menyatakan, pihaknya tengah mengurus izin untuk bisa memproduksi Remdesivir. Saat ini Bio Farma tengah menjalin kerja sama dengan India dalam hal impor bahan baku obat.

"Cara yang kami lakukan yakni kita mengadakan kerja sama dengan India," kata Honesti dalam dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyediaan Obat Covid-19 di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Selain tengah mengurus izin impor, Bio Farma akan melakukan uji klinis dengan perusahaan BUMN. Tak hanya itu, perusahaan plat merah ini sedang melakukan riset untuk melakukan produksi obat dalam negeri.

Bio Farma pun sebenarnya telah melakukan uji klinis skala pilot untuk produksi Remdesivir dalam negeri. "Kami juga sedang riset untuk produksi dalam negeri," kata Honesti.

Mendengar laporan tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal menyetujui riset yang dilakukan untuk memproduksi Remdesivir di dalam negeri. Dia menjamin akan mendukung apapun kebutuhan untuk obat pasien Covid-19.

"Saya back up untuk kebutuhan obat apapun. Pasti akan kami dukung," kata Terawan.

Pihaknya akan membantu dalam hal mengajukan kerja sama antara BUMN dengan BPOM. Terawan menjanjikan akan mengurus koordinasi agar prosesnya menjadi lebih cepat.

"Kami akan koordinasi supaya segala sesuatu tepat sasaran, tepat waktu dan kita tidak membuat kebijakan yang justru kita tidak bisa menyelamatkan (pasien Covid)," kata Terawan. kbc10

Bagikan artikel ini: