Bunga penempatan dana PEN di bank dipangkas jadi 2,8 persen

Selasa, 29 September 2020 | 09:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memutuskan untuk menurunkan besaran bunga penempatan dana pemerintah di perbankan. Pada akhir September ini besaran bunga penempatan dana pemerintah di perbankan dipangkas dari sebelumnya sebesar 3,42 persen menjadi 2,8 persen.

Hal tersebut tercantum dalam ketentuan PMK 104/2020 mengatur penempatan dana pemerintah di perbankan akan dilaksanakan selama tiga bulan.

"Sementara, anggarannya hanya boleh disalurkan di tahun ini sebagaimana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23/2020 yang merupakan payung hukum program PEN," kata Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Adi Budiarso dikutip dari keterangannya, Senin (28/9/2020).

Sehingga, jika estimasi pada 25 September 2020 dilaksanakan gelombang kedua, maka pada 25 Desember 2020 nanti, perbankan yang mendapatkan penempatan dana dari pemerintah, musti mengembalikan pinjaman beserta dengan bunganya.

Sebelumnya pemerintah merencanakan penempatan dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada akhir bulan bulan ini. Ini merupakan tahap kedua setelah pada 25 Juni lalu, dana sebesar Rp30 triliun telah diberikan kepada HIMBARA.

Kemudian Himbara telah menerima penempatan dana tahap kedua dengan nilai total sebesar Rp 17,5 triliun.

Adapun anggaran yang tersisa dari pagu program PEN sebesar Rp 37,28 triliun, dari total pagu anggaran program penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp 78,78 triliun.

"Sebagian sudah disalurkan pada tahap pertama yakni Himbara Rp 30 triliun dan BPD Rp 11,5 triliun," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: