Agresif garap pasar Indonesia, QNET buka kantor baru di Surabaya

Kamis, 1 Oktober 2020 | 10:29 WIB ET

SURABAYA - Di tengah pandemi covid-19, QNET, salah satu perusahaan penjualan langsung berbasis teknologi, ekspansi dengan membuka kantor baru di Indonesia tepatnya di Surabaya. Kantor di Surabaya akan mendukung penjualan langsungnya distributor di wilayah Jawa Timur, dan merupakan yang ketiga di Tanah Air setelah Jakarta dan Bali, mendukung lebih banyak distributor aktifnya. 

QNET di Indonesia menawarkan berbagai macam produk berkualitas tinggi yang memiliki kontrol kualitas dan sertiflkasi yang ketat. Misalnya, di bawah lini kecantikan dan perawatan pribadinya, QNET menawarkan produk perawatan kulit Eternaleaf yang bersumber secara lokal dan dibuat dari buah Papua Merah yang ditanam di tanah Papua yang subur. 

Eternaleaf merupakan produk pertama di Indonesia yang mengangkat warisan budaya dan kekayaan alam Papua untuk merawat kul'rt dan rambut dengan minyak buah merah asli Papua. lni juga merupakan perdagangan yang sepenuhnya berkelanjutan dan baik untuk masyarakat, yang sejalan dengan tujuan perusahaan untuk bisnisnya. Eternaleaf didukung Brand Ambassador, Ibu Christine Hakim dan Miss Indonesia 2011 Maria Selena. 

Selain itu, Kebugaran QNET' dengan Amezcua Geometri yang menggabungkan penelitian dalam teknologi Biofoton tingkat Ianjut, teknologi medan Kuantum, dan Geometri Proporsional serta meningkatkan sifat alami air dan sistem energi tubuh manusia, semuanya terbukti populer bagi mereka yang mencari gaya hidup kebugaran holistik. Pada April 2019, QNET menunjuk petenis Indonesia, Wynne Prakusya, sebagai Brand Ambassador untuk Iini produk Amezcua. 

Konsultan Hukum QNET Indonesia, Tony Hasibuan, menunjukkan bahwa distributor QNET dapat meningkatkan penjualan bahkan melalui masa-masa sulit. 

”Tujuan kami dalam industri penjualan Iangsung adalah untuk mempertahankan kepatutan dan mempromosikan praktik yang baik sesuai dengan“ Surat Izin Usaha Penjualan Langsung "(SIUPL) kami dari“ Kementerian Perdagangan Republik Indonesia ". QNET juga merupakan pendukung kuat untuk kekuatan kohesif industri penjualan langsung secara keseluruhan, seperti yang ditunjukkan oleh komitmen kuatnya  dalam keanggotaannya di Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (APZLI).

Sementara itu, Zaheer Merchant dari QNET menambahkan, ”QNET selaras dengan aspirasi mereka untuk pengembangan dan pendidikan distributor yang berkelanjutan. Kami menganjurkan modul pelatihan yang sejalan dengan aspirasi dari asosiasi profesional yang kami banggakan, sambil menerapkan praktik terbaik dan kepatuhan dalam bisnis sehari-hari. ” 

Melalui kemitraan kami dengan Manchester City Football Club (Man City) dan Perserikatan Sepakbola Surabaya, asosiasi sepak bola Surabaya, kami menyelenggarakan Pelatihan intensif sepak bola dan Bahasa lnggris selama dua minggu untuk empat anak kurang mampu untuk bersekolah di City Football Language School. Pada tahun 2018, kami melakukan program serupa untuk tiga anak dari komunitas kurang mampu di Jakarta. Tahun sebelumnya, kami menerbangkan pelatih dari Man City untuk pelatihan intensif sepak bola di Jakarta untuk anak-anak kurang mampu. 

“QNET menantikan semangat kewirausahaan dan kewirausahaan di Indonesia dalam lanskap perkembangan yang terus berubah di dunia. QNET juga membuka kesempatan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berkembang bersama,” jelasnya.

 Zaheer mengaku potensi pasar industry berbasis e-commerce sangat besar. Dan peluang inilah yang akan dikembangkan bersama QNET dengan menggaet lebih banyak member. Saat ini, jumlah member QNET di Indonesia sebesar 15 ribu dan akan terus ditingkatkan.

Bagikan artikel ini: