Turis masuk RI didominasi pebisnis

Jum'at, 2 Oktober 2020 | 09:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan turis mancanegara ke Indonesia pada Agustus 2020 sebanyak 165.000 kunjungan. Angka ini anjlok 89,2% dari periode yang sama tahun lalu.  

Kepala BPS Suhariyanto menuturkan  kunjungan turis yang masih terbatas itu bukan untuk wisata, melainkan sebatas keperluan bisnis untuk tugas atau pekerjaan. "Masih sangat terbatas 165.000, dengan catatan wisman bisnis karena tugas atau bekerja, alasan misi, bukan wisman leisure," ujar Suhariyanto di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Meski demikian, realisasi kunjungan wisman itu naik tipis 4,45% jika dibandingkan Juli 2020. Namun menurut Suhariyanto, kenaikan itu masih terbilang datar.  "Bisa dilihat bahwa pergerakannya sangat flat, mengindikasikan recovery wisman butuh waktu lama dan tergantung pada penanganan kesehatan di Indonesia maupun di negara lain," jelasnya.  

Jika dirinci, mayoritas wisman datang melalui darat yakni 107,6%,lalu disusul melalui laut 51,7%, dan udara sekitar 5,6% per Agustus 2020. Pada periode yang sama, jumlah kunjungan wisman paling mendominasi berasal dari Timor Leste dengan proporsi 54,2%, Malaysia 35,3%,dan China sebanyak 2,2%.

Secara keseluruhan, kunjungan wisman sejak Januari-Agustus 2020 sebanyak 3,41 juta orang. Jumlah ini turun 68,17% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

"Kita perlu mengantisipasi dampak yang terjadi pada sektor pendukung pariwisata, baik itu transportasi, hotel, dan akomodasi lainnya," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: