Pemerintah inginkan seluruh rumah sakit dan puskesmas tersambung internet pada 2021

Senin, 5 Oktober 2020 | 20:11 WIB ET
Menkominfo Johnny G Plate
Menkominfo Johnny G Plate

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus berupaya memperluas penggunaan akses internet di sektor kesehatan. Pemanfaatan internet diharapkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menargetkan seluruh fasilitas kesehatan baik Rumah Sakit (RS) maupun Puskesmas di seluruh Indonesia akan tersambung layanan Internet pada 2021 mendatang. Johnny mencatat hingga saat ini ada 3.126 RS maupun Puskesmas yang belum memperoleh akses internet dari total 10.133 fasilitas kesehatan yang tersedia.

"Akses internet untuk fasilitas kesehatan yang mencakup rumah sakit dan Puskesmas ada 3.126 yang selama ini belum terjangkau internet baik rumah sakit maupun Puskesmas, dari total 10.133 rumah sakit dan Puskesmas yang ada," katanya dalam webinar 'Pelatihan Digital UMKM di Indonesia', Senin (5/10/2020).

Johnny merinci, pada tahun ini ditargetkan ada 2.500 fasilitas kesehatan yang tergabung dalam ekosistem digital. Kemudian sisanya akan diarahkan pada 2021 mendatang.

"Untuk sisanya nanti akan diselesaikan dengan menggunakan tahun anggaran 2021. Dengan demikian di akhir tahun 2021 nanti seluruh Puskesmas dan rumah sakit di Indonesia sudah harus melalui akses wifi atau internet," tukasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebut kebutuhan anggaran dalam pembangunan infrastruktur digital mencapai kisaran Rp25 triliun. Anggaran tersebut nantinya masuk di dalam Kementerian Komunikasi Dan Informatika (Kominfo) selama lima tahun ke depan.

"Ini yang dijabarkan dalam program di Kominfo dan kita anggarkan. Total anggaran 5 tahun untuk cover seluruhnya, sampai 2024, lebih dari Rp25-an triliun," katanya.

Dia menyampaikan, anggaran sebesar itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di seluruh Indonesia. Mengingat berdasarkan data Kominfo dari sekitar 75.000 desa terdapat 12.000 yang belum terhubung akses internet.

"Karena dengan asumsi desa ada puskesmas, sekolah dasar, madrasah bisa masuk. Jadi kita gunakan cover seluruh wilayah Indonesia sehingga sampai unit desa, mereka bisa punya koneksi internet," jelas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: