Jangan asal, begini cara pakai masker yang benar menurut pakar

Kamis, 8 Oktober 2020 | 11:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Meski pandemi Covid-19 di Tanah Air sudah berlangsung sekitar 7 bulan, namun ternyata masih banyak orang yang tidak memakai masker dengan benar. Misalnya, digantung di dagu, tidak menutupi hidung dan mulut dengan benar, atau dibuka pasang.

Untuk itu, akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Ari Fahrial Syam meminta masyarakat untuk dapat menggunakan masker dengan benar.

"Pada prinsipnya, masyarakat harus menggunakan masker dengan benar dan nyaman, yakni harus menutup seluruh hidung dan mulut, jangan diturunkan, dan tidak boleh dipegang," ujar Ari seperti dikutip, Kamis (8/10/2020).

Ari menambahkan, jika masker dibuka maka harus ditaruh dan dipasang kembali jika ingin menggunakan. Jangan menurunkannya hingga dagu karena itu berpotensi terinfeksi virus.

Dekan FKUI tersebut meminta masyarakat untuk menggunakan masker sesuai dengan tempatnya. Jika di tempat umum seperti rumah sakit maka disarankan untuk menggunakan masker medis atau bedah.

"Begitu juga kalau rapat di ruang tertutup, harus menggunakan masker yang dari sisi perlindungannya bagus," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dia meminta agar pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan edukasi mengenai penggunaan masker tersebut. Secara umum, masker terbagi dua, yakni masker kesehatan dan nonkesehatan.

Untuk masker nonkesehatan atau yang biasa digunakan masyarakat yakni masker kain. Ia menyarankan masyarakat menggunakan masker kain tiga lapis atau yang sesuai dengan rekomendasi WHO.

"Apakah efektif atau tidaknya tergantung dari bahannya dan juga penggunaannya. Misalnya, kalau masker sudah basah, maka harus diganti. Jangan dipakai terus-menerus," imbuhnya. kbc10

Bagikan artikel ini: