REI pastikan rusun untuk asing dipatok di atas Rp1 miliar

Kamis, 8 Oktober 2020 | 12:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang baru saja disahkan DPR RI bersama pemerintah menuai pro dan kontra dari masyarakat. Salah satunya terkait izin kepada warga negara asing yang ingin memiliki satuan rumah susun di Indonesia.

Komite Perizinan dan Investasi Realestat Indonesia (REI) Adri Istambul LG Sinulingga, aturan tersebut harusnya tak perlu dipermasalahkan. Lantaran, yang dimaksud izin memiliki rusun tadi tidak termasuk rusun untuk segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Rusun itu kan bukan rusun yang untuk menengah ke bawah rusun itu adalah istilah daripada apartemen, jadi bukan rusun yang untuk segmentasi menengah ke bawah jadi UU Cipta Kerja itu adalah memudahkan kepemilikan orang asing untuk kepemilikan apartemen ataupun kondotel yang ada di kota-kota besar tidak mungkin apartemen itu berada di daerah-daerah," ujar Adri seperti dikutip, Rabu (7/10/2020).

Dia pun memastikan ada patokan harga tersendiri khusus untuk pembelian rusun bagi orang asing.

"Harganya juga ada patokannya bahwa segmentasinya itu kisaran di atas harga FLPP, di atas Rp 1 miliar lah," tambahnya.

Lagi pula, warga asing yang memiliki rusun di Indonesia statusnya tetap strata title. Maksudnya ada hak kepemilikan bersama atas kompleks bangunan tempat unit apartemen yang dibeli WNA itu berada, yang terdiri dari hak eksklusif atas ruang pribadi sekaligus hak bersama atas ruang publik.

Ini berarti, di ruang pribadi (unit apartemen atau rumah susun) si pemilik tidak terikat aturan. Sementara, ketika berada di ruang publik (kolam renang, taman dan sebagainya), dia terikat peraturan karena ruang publik juga dimiliki penghuni-penghuni lain.

"Kepemilikan hak orang asing itu ada ketentuan Menteri ATR/BPN. Ada ketentuan-ketentuannya misalnya dia harus juga ukurannya, luasnya, harganya lokasinya terus juga statusnya sebagai apa, itu juga ada aturan mainnya dan juga status kepemilikan rusun ataupun apartemen itu strata title namanya dalam tanda kutip jadi ada hak kepemilikan di atas HPL namanya," pungkas Adri. kbc10

Bagikan artikel ini: