Kepulauan Selayar disiapkan jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Jum'at, 9 Oktober 2020 | 10:14 WIB ET

MAKASSAR, kabarbisnis.com: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi lokasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus di wilayah itu.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan pihaknya secara serius menggenjot pembangunan daerah tersebut.

"Kita memang all out membangun Selayar, itu baru sisi penyiapan berbagai kebutuhan wisata, belum infrastruktur, belum kita bangun konektivitas," kata Nurdin Abdullah di sela peninjauan pembangunan infrastruktur di Tamamelong, Selayar, Kamis (8/10/2020).

Dia menjelaskan, pembangunan infrastruktur dilakukan untuk menjadikan Kepulauan Selayar sebagai destinasi wisata kelas dunia. Untuk itu kata dia, Selayar juga didorong untuk memiliki akses dan amenitas atau akomodasi kelas dunia. Misalnya, hadirnya bandara berkelas internasional. Juga memiliki seaplane yang menghubungkan antarpulau, serta didukung dengan kemudahan perizinan yang diberikan.

Objek wisata Tamamelong yang dikunjungi gubernur diakuinya sangat potensial dengan view mempesona. Cuma tempat penginapannya perlu dibenahi.

"Selayar ini letaknya strategis, antara Bali, Labuan Bajo (NTT) dan Lombok (NTB). Selayar ini menjadi daerah strategis untuk wisatawan domestik dan mancanegara, sisa membangun konektivitas agar ideal," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Selayar Andi Abdurrahman, menjelaskan konsep dalam program strategis Kepulauan Selayar menjadikan pariwisata andalan Sulsel dan target capaian mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus terwujud.

"Sekarang ini kita sementara dalam proses untuk mengupayakan dan alhamdulillah Pak Gubernur sudah tandatangan usulan ke Dewan Nasional KEK. Mudah-mudahan dalam tahun ini bisa kita tindak lanjuti melalui Dewan Nasional KEK," harapnya.

Secara geografis, Kepulauan Selayar dikelilingi laut, maka konsep pembangunan pariwisata adalah marine tourism. Salah satu yang diupayakan adalah menambah spot diving di sekitar kawasan daratan pulau utama.

"Ikon kita Takabonerate dan kita promosikan setiap tahun. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa Kawasan Nasional Takabonerate dari aksibilitas masih terbatas. Maka untuk menyangga itu, kita buka spot diving di wilayah daratan. Ada Pantai Timur, ada di Gusung, kita buka spot-spot diving untuk kawasan selatan," jelasnya.

Ini dapat memenuhi kebutuhan para wisatawan yang hanya memiliki waktu berkunjung 2-3 hari di Selayar. Untuk itu, maka penting bagi Selayar memiliki KEK Bidang Pariwisata. Jika ini terealisasi, maka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sulsel secara umum.

KEK pariwisata diharapkan akan memberi dampak positif yang besar, terutama efek ganda. Mulai peningkatan pembangunan fisik, berkembangnya ekonomi, meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, serta bertambahnya PAD dari sektor pariwisata. kbc10

Bagikan artikel ini: