J3K, inisiatif Gojek demi masyarakat tetap produktif di tengah pandemi

Senin, 12 Oktober 2020 | 09:17 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 membuat masyarakat diliputi rasa was-was akan jaminan kesehatan dan kebersihan di setiap aktivitas sehari-hari. Hal ini juga membuat perubahan dalam kegiatan rutin, mulai dari pekerjaan, belajar, dan sebagainya.

Menyikapi hal ini, Gojek, super app terdepan di Asia Tenggara, memperkenalkan inisiatif Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan atau dikenal dengan J3K guna memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah pandemi global Covid-19.

Inisiatif J3K ini juga merupakan upaya Gojek dalam memastikan seluruh ekosistem termasuk mitra dan pelanggan dapat tetap beraktivitas dan menjalani keseharian dengan produktif.

Chief of Corporate Affairs Gojek, Nila Marita mengatakan, inisiatif J3K dihadirkan tanpa ada biaya tambahan. Dikatakannya, sejak awal pandemi, Gojek telah melakukan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kesehatan pada setiap layanan.

"Memasuki tatanan hidup baru, Gojek terus berinovasi untuk mendukung masyarakat menjalankan kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama, yaitu kesehatan, kebersihan, dan keamanan. Inovasi ini kami rangkai dalam sebuah inisiatif besar yaitu J3K. Inisiatif ini kami hadirkan tanpa ada pembebanan biaya tambahan karena kami percaya bahwa rasa aman dan nyaman harus diberikan kepada setiap mitra, pelanggan, dan masyarakat luas," katanya.

Dikatakannya, Jaga Kesehatan di dalam inisiatif J3K merupakan program Gojek dalam menerapkan gaya hidup sehat, terutama bagi para mitranya yang melayani para pelanggan setiap hari. Salah satu inisiatif utama Jaga

Kesehatan adalah mewajibkan pengecekan suhu tubuh bagi mitra driver di 200 titik Posko Aman J3K di berbagai kota besar, serta kewajiban pengecekan suhu tubuh bagi karyawan mitra usaha GoFood. Gojek secara konsisten juga memberikan informasi prosedur kesehatan kepada pelanggan melalui shuffle card di aplikasi Gojek.

“Gojek juga fokus mengembangkan layanan GoMed sehingga kini pelanggan dapat membuat janji melakukan rapid test Covid-19, di samping juga bisa membeli vitamin, obat-obatan, membuat janji tatap muka dengan dokter dan lain sebagainya yang terkait layanan kesehatan, bekerja sama dengan layanan Halodoc,” jelas Nila Marita.

Sementara itu, Jaga Kebersihan di dalam inisiatif J3K adalah program Gojek dalam memastikan kebersihan ekosistem, salah satunya dengan membuat Posko Aman J3K sebagai tempat melakukan disinfeksi kendaraan dan helm, pendistribusian masker, hairnet, dan hand sanitizer bagi para mitra driver.

“Upaya lain dalam menjaga kebersihan ekosistem adalah dengan menerapkan protokol kebersihan bagi mitra usaha GoFood. Mitra GoFood diimbau untuk menyediakan wastafel dan hand sanitizer bagi mitra driver, dan menjaga makanan tetap higienis. Di layanan GoFood, kami juga menyediakan daftar outlet mitra yang secara konsisten menerapkan penggunaan masker dan pengecekan suhu bagi karyawan, serta penggunaan segel pengaman pada kemasan,” ujar Nila Marita.

Adapun Jaga Keamanan di dalam inisiatif J3K merupakan program Gojek dalam memberikan perlindungan untuk keamanan bersama. Di dalam aspek ini, Gojek memberikan informasi suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mereka yang dapat dilihat pelanggan di aplikasi. Fitur ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Prosedur lain untuk jaga keamanan adalah adanya sekat pelindung di GoCar dan GoRide (tahap uji coba), kewajiban driver menggunakan masker dan anjuran penggunaan sarung tangan, imbauan penumpang membawa helm SNI milik pribadi, hingga tersedianya Zona NyAman J3K bagi pelanggan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.

Prosedur jaga keamanan juga sangat dioptimalkan untuk layanan GoFood, mulai dari hadirnya layanan GoFood pickup bagi pelanggan yang ingin mengambil sendiri pesanan di outlet mitra, hingga pengantaran tanpa kontak fisik (contactless delivery) dengan opsi teks pesan cepat pada fitur Chat di dalam pesanan antara pelanggan-mitra driver yang juga berlaku untuk GoSend, GoShop, GoMart.

Di samping itu, Gojek juga menyediakan berbagai layanan seperti GoPlay, GoTix dan GoGames yang dapat dinikmati secara online agar masyarakat tetap dapat menikmati hiburan dengan cara yang aman.

“Kami juga mendorong agar pelanggan dapat mengutamakan transaksi menggunakan GoPay untuk menghindari kontak fisik, baik untuk transaksi layanan Gojek atau transaksi di merchant online atau offline,” jelas Nila Marita.

Tanggapan positif

Seluruh Inisiatif J3K Gojek dalam mendorong produktivitas di cara hidup baru mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak, termasuk mitra.

Juru Bicara Satgas Penanganan Dampak Covid-19 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema mengapresiasi langkah Gojek sebagai pemain di industri yang tanggap akan situasi pandemi. Hal itu membuktikan secara nyata bagaimana perusahaan mengedepankan aspek kesehatan, kebersihan, dan keamanan dalam layanannya bagi masyarakat luas.

"Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk membangkitkan perekonomian nasional, termasuk di dalamnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat," jelas Ari.

Jaminan akan Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan yang diinisiasi Gojek juga memberikan ketenangan bagi mitra bisnis GoFood dalam menjalankan usahanya.

Hal ini diakui Anggi, salah satu pengelola warung ayam geprek di Surabaya. Selain adanya dukungan fitur Chat untuk layanan pemesanan, pihaknya juga melengkapi standar protokol kesehatan, seperti wastafel dan hand sanitizer bagi mitra driver, dan tetap menjaga makanan tetap higienis.

“Kami bersyukur atas dukungan Gojek demi menjaga kenyamanan, kebersihan dan kesehatan pembeli dan mitra diriver, sehingga kami tetap bisa menjalankan usaha di tengah pandemi dan mendapat kepercayaan konsumen,” tuturnya.

Sementara itu bagi pengguna jasa, inisiatif J3K oleh Gojek memberikan jaminan akan keamanan dan kenyamanan saat menggunakan jasa GoCar maupun GoRide di tengah pandemi Covid-19. "Dengan adanya sekat antara pengguna jasa dengan driver, hingga disediakannya hand sanitizer dan kewajiban menggunakan masker tentu membuat kami percaya bahwa menggunakan jasa GoCar atau GoRide dijamin aman," tukas Nurul, karyawati swasta di Surabaya. kbc7

Bagikan artikel ini: