Terhempas pandemi, pendapatan box office AS amblas jadi Rp29 triliun

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 19:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 telah menghancurkan box office Amerika Serikat (AS) selama 2020. Menurut Comscore, box office hanya menghasilkan US$2 miliar setara Rp 29 triliun (kurs Rp 14.700) tahun ini, angka itu tercatat anjlok 76% dibandingkan tahun lalu.

Dikutip dari CNN, Kamis (15/10/2020), angka-angka tersebut menggambarkan betapa jahatnya pandemi COVID-19 menghantam box office AS yang tahun lalu menghasilkan hampir US$11,5 miliar (Rp 169 triliun). Saat ini sulit bagi mereka untuk bangkit kembali.

Tahun ini ada dua film yang berhasil rilis di bioskop yakni Bad Boys for Life dari Sony dan Sonic the Hedgehog dari Paramount. Penayangan dua film itu menghasilkan US$ 206 juta (Rp 3 triliun) dan US$ 146 juta (Rp 2,1 triliun). Namun, angka itu masih lebih rendah dari beberapa film tahun sebelumnya.

Berbanding terbalik pada Februari lalu, prospek box office naik 5,4% dari 2019. Kenaikan itu menjadi awal tahun 2020 yang menjanjikan dibandingkan tahun lalu saat debut Avengers: Endgame, Joker, dan The Lion King.

Namun, setelah pandemi Covid-19 melanda, box office terpaksa menunda sejumlah perilisan dan pembuatan film. Disney misalnya menunda rilisnya Marvel's, Black Widow ke tahun depan dan mengubah perilisan film Soul dari Pixar ke Disney+. Film James Bond, No Time to Die dialihkan ke tahun 2021.

Absennya film dan penonton membuat Cineworld Group, pemilik Regal Cinemas, menghentikan operasi di semua bioskopnya di AS. Rantai teater besar lainnya terus terbuka, setidaknya untuk saat ini, tetapi prospek untuk sisa tahun 2020 terlihat suram.

AMC jaringan bioskop terbesar di dunia mengatakan sumber daya uang yang ada makin menipis untuk 2020 hingga 2021. Meskipun salah satu film terbesar tahun ini Wonder Woman 198, masih akan luncurkan saat Natal tetapi tidak ada jaminan akan ditayangkan. kbc10

Bagikan artikel ini: